Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi umat sekaligus menyemarakkan momentum Hari Santri 2026, Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) Sidoarjo resmi membuka kantor layanan keenamnya. Peresmian kantor yang berlokasi strategis di area Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Waru ini berlangsung khidmat pada Sabtu(24/10).
Agenda peresmian tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus struktural Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, manajemen pusat BMTNU, serta jajaran Badan Otonom (Banom) NU setempat. Kehadiran kantor layanan baru ini diharapkan menjadi pilar strategis dalam menyediakan akses keuangan berbasis syariah yang amanah dan transparan bagi warga Nahdliyin.
Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan rasa optimisme yang tinggi terhadap ekspansi BMTNU ke wilayah utara Sidoarjo ini. Beliau menekankan bahwa Kecamatan Waru memiliki potensi perputaran ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan secara syariah.
”Kami sangat optimis kantor layanan BMTNU di Waru ini akan berkembang pesat, mengingat potensi perputaran ekonomi wilayahnya yang luar biasa. Kami juga mengajak seluruh kaum Nahdliyin, khususnya di Kecamatan Waru, untuk aktif menabung dan memanfaatkan fasilitas ini demi menyokong kemandirian ekonomi umat secara berjamaah,” ujar KH. Zainal Abidin dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).
Senada dengan apresiasi PCNU, pihak MWCNU Waru menyambut hangat sinergi cepat yang terbangun dalam merealisasikan kehadiran lembaga keuangan mikro syariah ini.
Ketua MWCNU Waru, M. Subhan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim. Proses persiapan pembukaan kantor layanan baru ini tergolong amat cepat karena berhasil dirampungkan hanya dalam kurun waktu dua bulan berkat koordinasi yang solid.

”Persiapan pendirian kantor layanan keenam ini berjalan sangat cepat, kurang lebih dalam waktu dua bulan saja. Kami berharap kehadiran BMTNU di sini bisa menjadi solusi pendanaan yang berkah dan membawa maslahat, khususnya bagi jamaah NU yang membutuhkan akses modal usaha mikro maupun pengelolaan keuangan syariah,” kata M. Subhan.
Antusiasme warga dan para kader langsung terlihat pada hari pertama operasional. Pada saat peresmian berlangsung, BMTNU Kantor Layanan Waru mencatat torehan positif dengan perolehan aset awal sebesar Rp37,5 juta yang berhasil dihimpun langsung dari 133 anggota baru.
Ekspansi di Kecamatan Waru ini semakin memperkuat jaringan penetrasi BMTNU Sidoarjo dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kantor layanan Waru ini secara resmi melengkapi lima wilayah operasional strategis yang telah berjalan sukses sebelumnya, yaitu di Kecamatan Porong, Sidoarjo Kota, Wonoayu, Sukodono, dan Krembung.












