Jatim

Babinsa Kodim Lamongan Gotong Royong Bangun Rumah Warga Lewat Program Rutilahu

×

Babinsa Kodim Lamongan Gotong Royong Bangun Rumah Warga Lewat Program Rutilahu

Sebarkan artikel ini
Babinsa jajaran Kodim 0812/Lamongan mengawal langsung program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Example 468x60

Lamongan, Jatimmandiri.id – Seragam loreng milik anggota Kodim 0812 Lamongan tampak menyatu dengan warga di gang-gang desa. Di bawah terik matahari, para Babinsa turun langsung membantu pembangunan rumah warga yang sudah tidak layak huni.

Tanpa kontraktor besar maupun alat berat modern, pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong. Para Babinsa bersama warga bahu membahu mengangkat bata, mengaduk semen, hingga memasang genting demi membantu masyarakat kurang mampu memiliki rumah yang lebih layak.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang terus dikawal Babinsa di berbagai wilayah binaan di Kabupaten Lamongan.

“Kalau kami menunggu terlalu lama, rumah ini bisa roboh dulu sebelum diperbaiki. Karena itu kami ikut membantu dari awal sampai selesai. Ini memang rumah Pak Sujoko, tetapi sekarang sudah menjadi rumah kita bersama,” ujar Widoyo.

Rumah milik Sujoko yang sebelumnya beratapkan asbes bocor dan nyaris roboh kini perlahan mulai berdiri lebih kokoh.

Setiap pagi, para Babinsa sudah berada di lokasi pengerjaan. Tidak hanya membantu tenaga, mereka juga memberi semangat kepada warga agar tetap kompak menyelesaikan pembangunan. Beberapa titik pengerjaan bahkan telah mencapai progres sekitar 50 persen dan berjalan sesuai target.

Bagi para Babinsa, program Rutilahu bukan sekadar pembangunan fisik semata. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang selama ini hidup dalam kondisi memprihatinkan.

“Kami melihat langsung kondisi rumah warga yang bocor dan berlantaikan tanah. Rasanya tidak tega kalau hanya diam,” kata Thoyib.

Program kolaborasi antara pemerintah dan TNI tersebut dijalankan dengan semangat pengabdian tanpa pamrih. Tujuannya tidak hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga  Eri Cahyadi Sidak Titik Banjir Surabaya, Soroti Bangunan Warga yang Tutupi Saluran Air

Di Lamongan, pembangunan rumah layak huni kini bukan sekadar proyek sosial. Lebih dari itu, program tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian dalam membangun masa depan warga yang lebih baik. (pul)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *