Nagoya, Jatim Mandiri
Pelatih Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia, Kenny Deo mengakui hasil final Asian Games 2026 jauh dari harapan. Ini setelah Indonesia kalah 0-4 dari Myanmar sehingga harus puas dengan medali perak dari Aichi Sky Hall, Nagoya, Kamis (1/10).
Kenny menilai hasil tersebut mengecewakan setelah timnya berjuang hingga mencapai partai puncak. Meski demikian, dia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain sepanjang turnamen. “Aku rasa sangat menyedihkan ya, terutama kami bahkan tidak berhasil mendapatkan satu poin pun. Menurutku pribadi sangat memalukan,” kata Kenny.
Kenny mengatakan para pemain telah berusaha maksimal menghadapi Myanmar yang tampil dominan sejak gim pertama. “Aku percaya pemain-pemainku sudah melakukan yang terbaik. Jadi, aku tetap bersyukur,” ujarnya.
Di final kemarin, Myanmar langsung mengambil kendali melalui penguasaan sejumlah objektif penting. Indonesia sempat memimpin pada awal gim kedua, tetapi Myanmar mampu membalikkan keadaan dan memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Pada gim ketiga, Myanmar kembali memanfaatkan penguasaan Lord untuk memperlebar tekanan. Indonesia tertinggal 0-3 sebelum Myanmar menutup gim keempat dengan kemenangan 4-0. “Aku juga happy banget Indonesia bisa masuk silver, terutama kita juga berhasil mengalahkan kandidat terbesar, Filipina,” katanya. Medali perak menjadi hasil akhir perjuangan Alexander Owen Marcetami Buhe dan rekan-rekannya bersama Kenny Deo serta asisten pelatih Michael Abraham. (bib/ibn)












