Aktris dan presenter Enzy Storia menyampaikan keprihatinannya atas dugaan korupsi pengelolaan keuangan Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS). Melalui akun Threads miliknya, Enzy mengecam dugaan penyimpangan yang disebut berdampak pada kesejahteraan satwa.
“Kok bisa sejahat itu?!!?!!” ulis Enzy melalui akun Threads miliknya. Dia juga membagikan ulang unggahan mengenai kasus korupsi di KBS dengan menyertakan foto seekor harimau bertubuh kurus.
Enzy dikenal sebagai figur publik yang beberapa kali memperlihatkan kedekatannya dengan hewan peliharaan melalui media sosial. Karena itu, komentarnya mengenai dugaan korupsi yang berdampak pada kesejahteraan satwa di Kebun Binatang Surabaya turut menarik perhatian warganet.
Seperti diberitakan, Kejaksaan Tinggi Jatim menetapkan mantan Direktur Utama PDTS KBS berinisial CA sebagai tersangka pada 21 Juli 2026. Kejati Jatim menduga penyimpangan berlangsung selama 2016 hingga 2024 dengan taksiran kerugian negara mencapai Rp10,2 miliar.
Menurut Kejati Jatim, dana perusahaan diduga digunakan untuk kegiatan fiktif, pengeluaran yang tidak sesuai peruntukan, serta kepentingan pribadi. Penyimpangan tersebut disebut berdampak pada berkurangnya anggaran pakan satwa dan perawatan fasilitas, sehingga memengaruhi kondisi satwa.
Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mendukung proses hukum yang sedang dilakukan Kejati Jatim. “Penyelewengan ini diduga berlangsung selama delapan tahun. Saya mendukung penuh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengusut perkara ini secara menyeluruh tanpa pandang bulu,” kata Rajiv dalam keterangannya yang dikutip dari Antara. (*/ibn)












