BeritaJatim

Realisasi APBD Masih 44,89 Persen, Kinerja OPD Dipercepat

×

Realisasi APBD Masih 44,89 Persen, Kinerja OPD Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Sejumlah perangkat daerah berfoto di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (20/7).
Example 468x60

Probolinggo, Jatim Mandiri

Pemkab Probolinggo mendorong percepatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Ini tak lepas dari realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 masih 44,89 persen hingga akhir Juni 2026.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Capaian tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat koordinasi (rakor) realisasi anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

“Belanja daerah telah mencapai 44,89 persen atau senilai Rp1,077 triliun dari total APBD Kabupaten Probolinggo sebesar Rp2,401 triliun,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto di Probolinggo, Senin.

Pada kesempatan itu, Pemkab Probolinggo juga memberikan penghargaan kepada Perangkat Daerah dengan capaian realisasi belanja tertinggi pada Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 serta Triwulan I dan II Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo Wiwit Suryaningsih mengatakan percepatan realisasi anggaran pada semester kedua harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembangunan.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan tidak lagi hanya diukur dari tingginya serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan program, capaian fisik serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

Triwulan I Tahun Anggaran 2026, penghargaan Kategori Perangkat Daerah diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan realisasi 26,76 persen, Kategori Kecamatan diraih Kecamatan Dringu dengan realisasi 37,25 persen serta Kategori Bagian diraih Bagian Administrasi Pembangunan dengan realisasi 30,95 persen.

Pada triwulan II Tahun Anggaran 2026, penghargaan Kategori Perangkat Daerah diraih RSUD Tongas dengan realisasi sebesar 58,29 persen. Kategori Kecamatan diraih Kecamatan Dringu dengan realisasi 54,78 persen dan Kategori Bagian diraih Bagian Organisasi dengan realisasi sebesar 50,17 persen.

Baca Juga  65 Persen Jalan di Lamongan Sudah Baik, Bupati Yes Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Antarwilayah

Menurut dia, pelaksanaan pembangunan dengan mengoptimalkan realisasi APBD tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juni 2026, realisasi belanja daerah telah mencapai 44,89 persen atau senilai Rp1,077 triliun dari total APBD sebesar Rp2,401 triliun.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo Wiwit Suryaningsih mengatakan percepatan realisasi anggaran pada semester kedua harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembangunan.

“Keberhasilan pembangunan tidak lagi hanya diukur dari tingginya serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan program, capaian fisik serta manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Hingga 30 Juni 2026, realisasi belanja APBD Kabupaten Probolinggo telah mencapai 44,89 persen atau sebesar Rp1,077 triliun dari total anggaran Rp2,401 triliun.

“Kami mendorong seluruh OPD segera mempercepat pelaksanaan kegiatan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas. Yang terpenting bukan hanya tingginya serapan anggaran, tetapi bagaimana setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dia.

Pemkab Probolinggo telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain penyesuaian belanja pegawai, penerapan kebijakan zero-based budgeting bagi kegiatan non prioritas, percepatan pelaporan progres fisik proyek, pelaksanaan tender dini serta optimalisasi pemanfaatan e-Katalog Lokal guna meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. (ant/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *