Gresik, Jatimmandiri.id – LAZIS PT PLN Nusantara Power bersama Laznas Nurul Hayat Gresik terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan melalui Program Ternak Desa Sejahtera (TDS) berbasis sistem breeding atau pengembangbiakan kambing.
Sebagai bentuk pendampingan terhadap penerima manfaat, kedua lembaga tersebut melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi selama dua hari di sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik, meliputi Kecamatan Ujungpangkah, Bungah, Sidayu, dan Driyorejo.
Sebanyak 20 peternak menjadi penerima manfaat dalam program pemberdayaan ekonomi tersebut. Pada tahap awal pelaksanaan, masing-masing peternak menerima empat ekor kambing indukan bunting sebagai modal usaha yang dikembangkan secara berkelanjutan.
Program yang telah berjalan hampir lima tahun ini dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meski dalam perjalanannya terdapat beberapa indukan yang berkurang akibat berbagai faktor, pendampingan rutin terus dilakukan agar program tetap berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Salah satu penerima manfaat, Nur Hayati, mengaku program tersebut sangat membantu perekonomian keluarganya.
“Alhamdulillah, dari hasil beternak kambing ini saya bisa membiayai sekolah anak dan memperbaiki rumah. Saat kebutuhan sekolah meningkat, saya bisa menjual kambing sehingga tidak pernah menunggak biaya pendidikan. Bantuan ini benar-benar sangat membantu,” ungkapnya.
Program Ternak Desa Sejahtera tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi peternakan sebagai bagian dari ketahanan pangan, tetapi juga menjadi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha produktif yang berkelanjutan.
Dengan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala, para peternak diharapkan mampu mengembangkan populasi ternaknya secara mandiri sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Kolaborasi antara LAZIS PT PLN Nusantara Power dan Laznas Nurul Hayat Gresik diharapkan terus menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, menciptakan keluarga yang lebih mandiri secara ekonomi, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Gresik.












