Pasuruan, Jatimmandiri.id – Upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan terus dilakukan SMP Negeri 1 Bangil. Salah satunya melalui workshop peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) yang diikuti seluruh unsur sekolah di Bess Resort, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, selama dua hari, Jumat-Sabtu (17–18/07).
Kegiatan bertema “Peningkatan Kompetensi Pedagogik dan Teknis ASN dalam Mengawal Standar Isi Demi Mewujudkan Kinerja berAKHLAK” itu diikuti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga pengurus komite sekolah. Fokus utama kegiatan adalah menyamakan pemahaman seluruh warga sekolah terhadap standar isi pendidikan sekaligus memperkuat budaya kerja berAKHLAK.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Bangil, Dra. Hj. Nurul Choironi, M.Pd., mengatakan peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan agar seluruh tenaga pendidik dan kependidikan memiliki visi yang sama dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta didik.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh guru dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman yang sama dan mendalam mengenai standar isi. Selain kompetensi teknis dan pedagogik, penanaman nilai Kinerja berAKHLAK menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan pendidikan yang optimal kepada peserta didik,” ujarnya.
Workshop juga menjadi momentum memperkenalkan pengurus Komite SMPN 1 Bangil periode 2026–2029. Kehadiran komite diharapkan memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan.
Ketua Komite SMPN 1 Bangil, H. Edi Haryono, M.T., menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai program sekolah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
“Sebagai pengurus komite periode 2026–2029, kami siap menjadi jembatan yang solid antara pihak sekolah dan orang tua murid. Sinergi ini penting guna mengawal program peningkatan kompetensi guru yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas belajar anak-anak kita di SMPN 1 Bangil,” katanya.
Untuk memperkuat materi, panitia menghadirkan dua pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Materi kompetensi pedagogik bagi guru disampaikan H. Khoiron, M.Pd., sedangkan materi teknis bagi tenaga kependidikan dipaparkan Bayu Indra Sena, M.Pd.
Pemilihan lokasi workshop di luar sekolah dilakukan agar peserta lebih fokus mengikuti seluruh rangkaian materi. Melalui kegiatan ini, SMPN 1 Bangil berharap seluruh tenaga pendidik dan kependidikan semakin siap menerapkan standar isi pendidikan secara optimal demi meningkatkan mutu layanan kepada siswa.












