Jatim

Perkuat Jejaring Alumni Global, Khofifah Ajak IKA UNAIR Riau Jadikan Jatim ‘Rumah Belajar Bersama’

×

Perkuat Jejaring Alumni Global, Khofifah Ajak IKA UNAIR Riau Jadikan Jatim ‘Rumah Belajar Bersama’

Sebarkan artikel ini
Ika unair riau
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat foto selfie bareng IKA Unair Riau
Example 468x60

Ringkasan Berita: Ketua Umum PP IKA UNAIR sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh alumni Universitas Airlangga memperkuat jejaring global dan inovasi untuk mendorong kemajuan daerah. Dalam forum silaturahmi di Pekanbaru, Khofifah membuka lebar pintu Jawa Timur sebagai pusat studi banding bagi alumni guna mempercepat peningkatan kualitas SDM nasional.

Pekanbaru, Jatimmandiri.id — Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PP IKA UNAIR) yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh alumni Universitas Airlangga untuk terus memperkuat jejaring (networking), kolaborasi, dan inovasi.

Tiga aspek ini dinilai sebagai modal krusial dalam mendorong kemajuan daerah serta menaikkan kelas kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di kancah internasional.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ajakan strategis tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Forum Silaturahmi bersama Pengurus Wilayah IKA UNAIR Provinsi Riau di Hotel Novotel Pekanbaru, Selasa (7/7/2026).

Menurut Khofifah, forum silaturahmi alumni tidak boleh sekadar menjadi ajang nostalgia atau temu kangen semata.

Lebih dari itu, forum ini harus bertransformasi menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan, mengonsep kolaborasi, dan menghadirkan solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan regional.

“Silaturahmi ini bukan hanya silaturahmi raga, tetapi juga silaturahmi ide, pikiran, dan gagasan. Dari ruang-ruang seperti inilah lahir kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata alumni untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” ujar Khofifah Indar Parawansa di hadapan puluhan alumni di Pekanbaru.

Buka Pintu Eksistem Pendidikan Internasional Jatim untuk Benchmarking

Sebagai implementasi nyata dari penguatan kapasitas, Khofifah mempersilakan para alumni dari berbagai latar belakang profesi dan disiplin ilmu di Riau untuk melakukan studi banding maupun best practice ke Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga  Lamongan Raih Penghargaan Kelembagaan Terbaik PPA Award 2026, Bukti Sukses Cegah Perkawinan Anak

Khofifah menegaskan pihaknya sangat terbuka untuk saling berbagi pengalaman, terutama pada sektor penguatan mutu pendidikan.

Saat ini, Provinsi Jawa Timur terus memperluas ekosistem pendidikan bertaraf internasional melalui kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi papan atas dunia, seperti King’s College London (KCL) dari Inggris dan Western Sydney University (WSU) dari Australia.

Kesiapan Jatim Sebagai Episentrum Mutu SDM

Pusat-pusat keunggulan pendidikan baru di Jatim ini dapat dioptimalkan oleh jejaring alumni sebagai ruang pembelajaran bersama.

Aspek Kolaborasi Alumni Langkah Taktis Wilayah Output Target
Peningkatan Mutu SDM Benchmarking dan studi banding ke lembaga pendidikan tinggi internasional di Jatim (KCL & WSU). Implementasi program kerja unggulan berbasis best practice di daerah asal.
Duta Almamater Sosialisasi masif capaian akademik UNAIR ke SMA/sederajat di Provinsi Riau. Pemerataan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah luar Jawa.
Solidaritas Finansial Penguatan fasilitas akomodasi pendukung mahasiswa daerah (usulan asrama mahasiswa). Kemudahan adaptasi kultural dan akademis mahasiswa baru di Surabaya.

Membuka Sumbatan Akses Pendidikan Tinggi Luar Jawa

Forum dialog berlangsung hangat dan membuahkan sejumlah aspirasi dari pengurus wilayah. Para alumni menyoroti perlunya memperluas kesempatan bagi calon mahasiswa dari luar Pulau Jawa agar memiliki keberanian tinggi untuk menjadikan Universitas Airlangga sebagai pilihan utama dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

Selain itu, alumni mengusulkan adanya penguatan fasilitas pendukung, termasuk penyediaan asrama khusus bagi mahasiswa dari luar daerah sebagai sarana adaptasi awal sekaligus pusat informasi selama menjalani masa perkuliahan di Surabaya.

Merespons hal tersebut, Khofifah menyambut baik masukan institusional ini sebagai bagian dari ikhtiar menciptakan pendidikan tinggi yang inklusif.

“Susah bukan berarti tidak bisa. Yang diperlukan adalah komitmen yang tinggi, disiplin yang kuat, dan semangat untuk terus memperjuangkan berbagai ikhtiar demi kemajuan bersama,” tegas Khofifah.

Baca Juga  Kapolda Jatim Lantik 971 Bintara Remaja Lulusan SPN Polda Jatim

Kapitalisasi Prestasi Global Universitas Airlangga

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah turut memaparkan capaian internasional yang berhasil diraih almamater. Pada tahun 2025, Universitas Airlangga sukses menempati peringkat ke-9 dunia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings.

Prestasi ini sekaligus menempatkan UNAIR sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara dalam implementasi pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) versi THE.

Rentetan prestasi kelas dunia ini wajib dijaga melalui kontribusi nyata para alumni di bidang pengabdian masing-masing.

Alumni diposisikan sebagai agen diseminasi informasi positif yang mampu merepresentasikan nilai-nilai unggul almamater di tengah masyarakat.

“Prestasi UNAIR adalah kebanggaan seluruh alumni. Karena itu, mari kita rawat semangat kebersamaan ini dengan terus memperkuat jejaring, menyebarluaskan informasi positif tentang almamater, membangun kolaborasi lintas daerah, dan menghadirkan kontribusi nyata melalui karya serta pengabdian di bidang masing-masing demi kemajuan Indonesia,” pungkas Khofifah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *