Jatimmandiri.id – Langkah Uruguay di Piala Dunia FIFA 2026 resmi terhenti setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol pada pertandingan terakhir Grup H, Sabtu (27/6/2026).
Hasil tersebut membuat La Celeste gagal melaju ke babak 32 besar.
Bermain dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Spanyol tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu memaksimalkan peluang yang dimiliki.
Satu-satunya gol pada laga ini dicetak oleh Álex Baena pada menit ke-42.
Gol tersebut menjadi pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.
Uruguay sebenarnya berusaha menyamakan kedudukan pada babak kedua, namun solidnya pertahanan Spanyol membuat berbagai upaya mereka gagal membuahkan hasil.
Spanyol Dominan Penguasaan Bola
Berdasarkan statistik pertandingan, Spanyol menguasai bola hingga 68 persen, sedangkan Uruguay hanya mencatat 32 persen.
Meski demikian, Uruguay justru lebih banyak melepaskan tembakan dengan total enam percobaan, sementara Spanyol mencatat lima tembakan. Namun, efektivitas menjadi milik La Roja yang mampu mencetak gol dari satu tembakan tepat sasaran.
Spanyol juga unggul dalam distribusi bola dengan 594 operan dan akurasi operan mencapai 91 persen. Uruguay hanya membukukan 299 operan dengan tingkat akurasi 78 persen.
Dalam aspek disiplin, kedua tim sama-sama melakukan 14 pelanggaran. Uruguay menerima satu kartu merah pada penghujung laga, sedangkan Spanyol memperoleh satu kartu kuning.
Pada situasi bola mati, Spanyol mendapatkan enam tendangan sudut, sedangkan Uruguay hanya memperoleh satu sepak pojok.
Uruguay Gagal Lolos ke Babak 16 Besar
Kekalahan ini memastikan Uruguay harus mengakhiri perjalanan mereka di fase grup. Meski mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan, efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor utama yang membuat mereka gagal meraih poin.
Sebaliknya, kemenangan atas Uruguay mengantarkan Spanyol finis di puncak klasemen Grup H dan melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi.
La Roja kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di fase gugur, sementara Uruguay harus pulang lebih awal dari turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.












