Nasional

Good to Great : Meng-Coding masa depan Indonesia era AI, IoT, Teknologi Kuantum dengan Triple Helix, Knowledge based community, dan Creative City

×

Good to Great : Meng-Coding masa depan Indonesia era AI, IoT, Teknologi Kuantum dengan Triple Helix, Knowledge based community, dan Creative City

Sebarkan artikel ini
Oleh: Mu'isyul Haq Al-Hasany Spd Mpd, Ustaz & Entrepreneur
Example 468x60

Oleh: Mu’isyul Haq Al-Hasany Spd Mpd

Ustaz & Entrepreneur

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

DI tingkat dunia, bulan Juni 2026 ini terdapat empat perhelatan besar antar negara dunia tentang perkembangan AI dan Chip.

Di Perancis terdapat pertemuan KTT negara G7 yang membahas salah satunya adalah tata kelola, keamanan dan masa depan AI global.

Masih di Perancis, tepatnya di Paris, diselenggarakan Viva Tech, sebuah pameran teknologi dan startup terbesar di dunia, dengan fokus kuat pada AI, startup dan transformasi digital.

Sementara itu di Belanda diselenggarakan IEEE World Congress on Computational Intelligence pada tanggal 21-26 Juni 2026, sebuah konferensi tentang AI dan machine learning.

Sedangkan event tentang AI dan Komputer ke empat di bulan Juni 2026 ini adalah di London, Inggris, yaitu AI World Congress London yang mempertemukan akademisi, industri, startup dan pemerintah untuk membahas penerapan AI di sektor ekonomi.

Kabar dari Indonesia, bulan Juni 2026 ini Indonesia meraih beberapa prestasi antara lain: ekonomi kreatif Indonesia sudah menyumbang Rp.1.500 Trilliun terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja.

Di sektor olahraga, ada atlet Panjat Tebing yang meraih prestasi terbaik dunia, yaitu Veddriq Leonardo di Olimpiade Paris 2024 bidang speed, dan Putra Tri Ramadani di Prague 2026 (World Climbing Series Prague, Republik Ceko, 3–7 Juni 2026), di bidang lead.

Sementara itu, wakil Rektor ITB Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi, Andryanto Rikrik Kusmara, menerima penghargaan Chevalier dans l’Ordre des Palmes Académiques, penghargaan tertinggi dari Pemerintah Perancis di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan atas kiprahnya menghadirkan karya seni kontemporer Indonesia di ruang publik sebagai wujud semangat membangun kota kreatif (creative city) Bandung.

Kabar dunia dan Indonesia tentang prestasi di bidang AI, ekonomi kreatif, bidang olahraga dan kita kreatif memiliki keterkaitan yang kuat untuk menjadikan Indonesia lebih hebat terutama di era society 5.0 yaitu ketika komputer, internet bertemu aktivitas manusia.

Ini menjadi peluang besar bagi Indonesia meraih kehebatan yang lebih maksimal dan optimal dan semakin meningkat menjadi sesuatu yang hebat.

Untuk menjadi hebat, yang perlu dilakukan adalah memiliki target atau imajinasi.

Maxwell Maltz dan Psycho-Cybernetics menjelaskan, bahwa dalam meraih keberhasilan, manusia perlu memiliki self-image, target yang jelas.

Sementara itu, David J. Schwartz menulis dalam bukunya The Magic of Thinking Big tentang pentingnya berpikir besar dan membangun visi masa depan sebelum mencapainya.

Baca Juga  Kortastipidkor Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus Rp645 Miliar

Dalam Islam, Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan bahwa segala perbuatan tergantung dari niatnya.

Dan Allah berfirman dalam Alquran bahwa Allah beserta prasangka hamba-Nya.

Artinya, untuk meraih sukses maka perlu manusia memiliki target hebat. Untuk meraih target tersebut ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain:

1. Memiliki tujuan meraih kehebatan adalah untuk berbuat kebaikan. Islam mengajarkan bahwa manusia adalah Khalifah atau wakil Allah di bumi.

Tugasnya adalah menjaga bumi dan menjadi Rahmat atau kebaikan bagi seluruh alam, baik itu manusia maupun unsur lingkungan bumi.

Dalam konteks Indonesia di era IoT, AI, dan Teknologi kuantum, negara Indonesia bisa menargetkan menjadi negara terbaik di dunia dalam bidang ilmu pengetahuan, ekonomi dan geopolitik dalam rangka berbuat kebaikan bagi seluruh dunia.

2. Memiliki niat yang baik dalam rangka meraih target hebat.

Niat yang baik adalah perbuatan yang ditujukan untuk beribadah kepada Allah, sebab menjadi hebat adalah upaya meraih kebaikan, dan bukan bertujuan untuk kesombongan dan ambisi.

Menjadi hebat yang bernilai ibadah adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya seperti misalnya, memuji Allah saat meraih kemajuan, tetap melaksanakan perintah Allah yang wajib dalam kondisi sibuk bekerja serta menjauhi akhlaq yang buruk saat bekerja dan berkarya.

3. Melakukan upaya dengan kesungguhan (persistence), ketekunan (perseverance), ketangguhan (highly mentally toughness), ketahanan (resilience), kedisplinan, dan kreatifitas. Taiichi Ohno menjelaskan semangat ketekunan di industri Toyota di bukunya yang berjudul “Toyota Production System: Beyond Large Scale Production” dengan istilah Kaizen (continuous improvement), Genchi Genbutsu (melihat langsung di lapangan), dan memperbaiki proses.

Sementara itu, Jack Welch dalam bukunya “General Electronic Leadership” menekankan pentingnya keteguhan (determination) dalam meraih target.

Dalam Islam, Rasulullaah mengajarkan bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini.

4. Menjadi hebat adalah melakukan lebih dari yang lain lakukan.

Kelebihan ini bisa diupayakan pada kecepatan, innovasi, ketersediaan, kekuatan kualitas, fasilitas kenyamanan, fitur nilai fungsi, atau dukungan jasa.

Sebagai contoh, di China, perusahaan BYD berhasil memproduksi mobil lebih cepat dalam hal menghasilkan mobil berdesain baru dalam waktu singkat dibanding kemampuan mobil Eropa dan Jepang dalam hal menghasilkan mobil berdesain baru (kecepatan).

Baca Juga  Menko AHY Tegaskan Urgensi Giant Sea Wall, Benteng Strategis untuk Masa Depan Ekonomi Pantura

Toyota, merek mobil Jepang, terkenal dengan dukungan jaringan bengkel yang terluas dan sparepart terlengkap di dunia (ketersediaan).

Tiger Wood, pemain Golf Amerika berhasil memecahkan 10 rekor dunia di bidang Golf (kekuatan).

N-vidia, perusahaan Chip Amerika, memiliki produk chip terkuat dan tercepat di dunia (kualitas terbaik).

Jerman, negara penghasil produk teknologi berkualitas handal dan berdurasi sangat lama (kehandalan).

BMW, saingan Mercedes Benz di negaranya sendiri dan di dunia, dikenal menghasilkan mobil paling menyenangkan untuk dikendarai sedangkan Mercedes Benz menghasilkan mobil paling nyaman dan elegan (fasilitas).

JW. Marriott adalah hotel dengan pelayanan terbaik dunia versi konsumen (jasa terbaik).

Oleh sebab itu, Indonesia bisa menyusun prioritas target hebat 7 top target untuk menjadi negara terhebat di dunia.

Maka perlu bagi Indonesia melihat kemajuan suatu perusahaan atau suatu negara dan melakukan lebih baik dan lebih lama secara rentang waktu. Secara kualitas dan kuantitas.

5. Dalam meraih target hebat, maka diperlukan melakukannya dengan persiapan yang baik dalam hal tim yang baik, ilmu, dan semangat berjuang.

Dalam konteks Indonesia di era AI, IoT dan Teknologi Kuantum, Indonesia perlu terus mengupayakan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, kerjasama pemerintah, akademisi dan industrialis serta motivasi dan inspirasi bagi warga dan pejabat.

Dalam hal penguasaan knowledge dan teknologi, Etienne Wenger mendorong kemajuan pengetahuan individu dalam suatu komunitas masyarakat dalam bukunya berjudul, “Communities of Practice: Learning, Meaning, and Identity”.

Gagasan utamanya adalah membentuk penguasaan knowledge pada warga negara melalui komunitas yang belajar bersama.

Dalam hal ini pendidikan disediakan negara dalam komunitas yang berbentuk tingkat usia (TK, SD, SMP, SMA, PT), minat dan jurusan (kursus, Institut, Universitas, seminar ilmiah, workshop), cara offline dan online, serta beasiswa.

Museum, Observatorium, Taman Wisata dan perpustakaan adalah juga ruang untuk komunitas belajar bersama.

Dalam hal membentuk tim yang kuat di bidang industri nasional, Henry Etzkowitz, dalam bukunya, “The Triple Helix: University, Industry and Government Innovation in Action” mendorong upaya ekonomi berbasis penelitian dan teknologi.

Dengan membangun kerjasama antara ilmuwan, pengusaha industri dan pemerintah.

Ilmuwan bertugas menemukan inovasi dan invensi yang memiliki manfaat luas dan besar, pengusaha industri memproduksi massal dan pemerintah menyediakan fasilitas administrasi dan akses untuk mudah mempromosikan dan bekerjasama dengan negara lain serta menyediakan lembaga riset dan event perlombaan penelitian ilmiah.

Baca Juga  Kapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Seluruh Kantor Polisi

Upaya meraih target hebat di level negara adalah berupaya terus mendorong, menginspirasi warganya untuk terus belajar, bekerja, dan berinovasi. Charles Laundry, penulis buki “The Creative City: A Toolkit for Urban Innovators” mengemukakan bahwa public area penting untuk menginspirasi warganya.

Ruang kota adalah ruang inspirasi baik itu berfungsi sebaga rekreasi, relaksasi, atau pengingat motivasi tokoh pendiri negara.

Para tokoh penulis banyak yang menjelaskan pentingnya ruang publik sebagai media karya seni dan inspirasi.

Di Amerika, Richard Florida, penulis The Rise of the Creative Class menekankan bahwa kota yang kaya akan seni, budaya, dan ruang publik akan menarik talenta kreatif yang mendorong kemajuan ekonomi.

Tokoh Inggris, Charles Landry berpendapat dalam bukunya ” The Creative City” bahwa karya seni publik, arsitektur dapat menginspirasi warga untuk berinovasi.

Sementara itu di Denmark, penulis “Cities For People”, Jan Gehl menyampaikan bahwa kota harus dirancang untuk manusia, bukan hanya kendaraan, sehingga ruanh publik bisa menjadi tempat interaksi dan inspirasi.

Maka kita bisa menjumpai Singapore terkenal dengan seni publik dan taman kota. Denmark terkenal dengan desain kota yang ramah pejalan kaki dan ruang publik berkualitas.

Barcelona banyak . menggunakan seni dan arsitektur untuk inspirasi warga dan daya tarik kota. Melbourne terkenal dengan seni jalanan dan ruang budaya publik.

Dalam hal monumen dan karya seni yang memotivasi semangat kenegaraan, ada Patung Liberty di New York yang punya pesan kebebasan, kesetaraan dan harapan bagi pendatang dan demokrasi.

Branden Burger Toer di Berlin sebagai simbol persatuan. Tugu Pahlawan sebagai simbol perjuangan warga Surabaya melawan penjajahan.

Monumen Jalesveva Jayamahe sebagai semangat kejayaan maritim dan orientasi Indonesia sebagai bangsa bahari.

Eiffel sebagai simbol kemajuan bangsa Perancis di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Maka sebagai kesimpulan, perlu dilakukan 5 upaya untuk meraih target hebat, antara lain target yang baik, niat yang baik, upaya yang sungguh-sungguh, tim yang hebat dengan.

Triple Helix, Knowledge based-community, dan Creative City yang menginspirasi dan memfasilitasi warga kota. Wallahu A’lam. Semoga.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *