
Surabaya, Jatimmandiri.id – Sinergi antara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur berhasil membawa angin segar.
Menginjak tahun keempat penyelenggaraan, kejuaraan bulu tangkis kali ini sukses mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi dengan jumlah peserta terbanyak se-Indonesia.
Prestasi ini bukan sekadar angka. Tercatat sebanyak 2.528 atlet dari berbagai penjuru tanah air ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.
“Peserta tahun ini terbanyak se-Indonesia, berjumlah sekitar kurang lebih 2.528 atlet, sehingga mendapatkan penghargaan dari Rekor MURI,” ujar Ketua PBSI Jatim Tonny Wahyudi.

Kejuaraan tahun ini tidak hanya unggul dari sisi kuantitas, tetapi juga telah mengalami peningkatan kualitas yang signifikan.
Sejak edisi ketiga dan berlanjut pada edisi keempat, ajang ini resmi masuk ke dalam kalender poin nasional.
Artinya, setiap atlet yang berhasil meraih podium akan mengantongi poin kelayakan yang krusial bagi karier mereka di tingkat nasional.
Daya tarik turnamen ini rupanya mulai merambah lintas negara. Meski tidak secara khusus mengundang, tiga atlet mancanegara asal India dan Brunei Darussalam tercatat ikut berpartisipasi.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa ajang ini telah menjadi destinasi kompetitif bagi para atlet untuk mengasah jam terbang dan pengalaman bertanding.
Sementara itu, dukungan penuh dari Kejati Jatim menjadi fondasi utama keberlangsungan agenda tahunan ini.
Wakil Kepala Kejati Jatim Luhur Istighfar menegaskan bahwa keterlibatan kejaksaan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga.
“Kami di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mendukung kegiatan-kegiatan ini sebagai bentuk (dukungan terhadap) generasi penerus, generasi muda, khususnya di bidang bulu tangkis untuk bisa lebih baik, lebih maju, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Melihat antusiasme yang terus meningkat, kolaborasi strategis antara PBSI dan Kejati Jatim dipastikan akan terus berlanjut.
Tidak berhenti di skala nasional, pihak penyelenggara kini tengah menyusun rencana untuk memperluas sosialisasi ke berbagai negara tetangga di tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap kejuaraan bulu tangkis mendatang dapat membawa turnamen ini ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi lagi,” tuntas Luhur.












