Surabaya, Jatimmandiri.id-– Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional C Piala Kajati Jawa Timur 2026 resmi digelar pada 15 hingga 21 Juni 2026 di Kota Surabaya. Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar AF, S.H., M.H., bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat.
Turnamen tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ini mencatatkan pencapaian luar biasa dengan jumlah peserta mencapai 2.528 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Angka tersebut melampaui jumlah peserta tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.500 atlet, sekaligus diajukan untuk dicatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Kejuaraan ini memperebutkan total hadiah pembinaan sebesar Rp300 juta serta poin ranking nasional. Sebanyak 26 nomor pertandingan dipertandingkan, mulai dari kelompok usia dini (kelahiran 2016) hingga kategori dewasa dan veteran.
Pertandingan berlangsung di tiga venue utama di Surabaya, yakni GOR Sudirman sebagai arena utama, serta GOR Suryanaga dan GOR MERR sebagai lokasi pendukung.
Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Timur, Tonny Wahyudi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Ia menegaskan bahwa Piala Kajati Jawa Timur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi kemampuan atlet.
“Kejuaraan ini menjadi wadah penting untuk mengasah kemampuan atlet sekaligus meningkatkan jam terbang mereka agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Tonny juga berharap dari ajang ini akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Tingginya antusiasme peserta, menurutnya, menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat bulutangkis terhadap kualitas penyelenggaraan di Jawa Timur.
Sejumlah klub besar nasional seperti PB Djarum, PB Jaya Raya, dan PB Exist turut ambil bagian dalam kejuaraan ini dengan mengirimkan atlet terbaik mereka. Kehadiran klub-klub elite tersebut menjadi kesempatan emas bagi atlet daerah untuk mengukur kemampuan dan menambah pengalaman bertanding di level nasional.
Dalam perkembangannya, Piala Kajati Jawa Timur terus menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2023 dan 2024, kejuaraan ini belum berstatus sebagai turnamen dengan poin ranking nasional. Status tersebut baru diraih pada tahun 2025, dan kembali dipertahankan pada edisi 2026 sebagai bagian dari Sirkuit Nasional C.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga mencerminkan sinergi antara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan PBSI Jawa Timur dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi secara berkelanjutan.
Dengan jumlah peserta yang besar dan kualitas persaingan yang semakin ketat, Piala Kajati Jawa Timur 2026 diharapkan menjadi salah satu turnamen bulutangkis terbesar di Indonesia serta melahirkan generasi atlet masa depan yang berprestasi di tingkat dunia.













