Metropolitan

Reog Purbaya Surabaya Memukau di FNRP 2026

×

Reog Purbaya Surabaya Memukau di FNRP 2026

Sebarkan artikel ini
Penampilan Reog Purbaya Surabaya di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026 memukau ribuan penonton. Kontingen optimistis menembus lima besar dengan konsep khas Kota Pahlawan.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id- Kontingen Reog Purbaya Surabaya sukses mencuri perhatian dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Ponorogo, Sabtu (13/6/2026) malam.

Penampilan penuh energi yang sarat identitas Kota Pahlawan itu berhasil mengundang antusiasme ribuan penonton yang memadati arena.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Perkumpulan Unit-Unit Reog Kota Surabaya (Purbaya) tampil percaya diri sebagai peserta nomor urut 17.

Kehadiran mereka menjadi salah satu yang paling dinanti dalam ajang bergengsi yang merupakan bagian dari rangkaian Grebeg Suro serta Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Atraksi yang disuguhkan tidak hanya menampilkan pakem reog secara utuh, tetapi juga menghadirkan sentuhan khas Surabaya.

Perpaduan tersebut menjadikan penampilan Purbaya tampil berbeda dan berkarakter di panggung nasional.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M Fikser, menyampaikan apresiasi atas dedikasi tim yang telah membawa nama baik Surabaya dalam ajang nasional tersebut.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah menjadi perhatian serius Pemkot Surabaya.

Menurutnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal.

Dukungan penuh dari pemerintah diharapkan mampu mengantarkan Purbaya meraih hasil terbaik.

Hal senada disampaikan Pembina dan Penasehat Purbaya, Heru Sangoko. Ia optimistis penampilan tim kali ini mampu menembus lima besar.

Bahkan, menurutnya, performa yang ditampilkan merupakan salah satu yang terbaik selama ia mendampingi Purbaya.

Persiapan menuju FNRP 2026 dilakukan secara intensif selama sekitar dua setengah bulan dengan melibatkan pelatih profesional.

Meski fokus pada kompetisi, Heru menekankan pentingnya pembinaan generasi muda sebagai upaya menjaga keberlanjutan seni reog.

Sementara itu, Ketua Purbaya Surabaya, Budi Sutrisno, mengaku bersyukur atas penampilan maksimal yang berhasil ditampilkan seluruh anggota tim.

Baca Juga  Ekonomi Jatim Menguat, Krista Exhibitions Siap Gelar Pameran Skala Internasional di Surabaya

Ia berharap hasil yang diraih sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Dalam pertunjukannya, Purbaya mengangkat kisah Klono Sewandono dengan memasukkan berbagai unsur pakem reog ke dalam koreografi.

Selain itu, lagu khas Surabaya turut disisipkan sebagai bentuk identitas daerah.

Untuk mendukung penampilan, Purbaya memberangkatkan hampir 200 orang yang terdiri dari pemain inti dan suporter.

Tim inti mencakup penari Jathil, Warok, Bujang Ganong, Klono Sewandono, serta elemen pendukung lainnya.

Tak hanya itu, lima dadak merak dengan ornamen logo Pemkot Surabaya turut dibawa sebagai simbol representasi daerah.

Budi Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya dan para tokoh masyarakat yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengembangan Purbaya.

Ia pun secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *