Grobogan, Jatimmandiri.id – Rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Kabupaten Grobogan mulai memasuki tahap persiapan.
Pada Selasa, 9 Juni 2026, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Grobogan, Kodim 0717/Grobogan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Grobogan melakukan survei lokasi pembangunan jembatan di wilayah Kecamatan Toroh.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Pemerintah Kecamatan Toroh, Pemerintah Desa Dimoro, serta Pemerintah Desa Lajer guna meninjau langsung kondisi lapangan yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan, dalam survei tersebut, tim meninjau dua titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih.
“Titik pertama berada di Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, yang nantinya akan menghubungkan wilayah tersebut dengan Desa Suru, Kecamatan Geyer,” katanya.
Sementara titik kedua berada di Dusun Padekan, Desa Dimoro, yang direncanakan menjadi akses penghubung menuju Desa Lajer, Kecamatan Penawangan.
BPBD Kabupaten Grobogan menjelaskan bahwa survei dilakukan untuk mengumpulkan data teknis dan melihat secara langsung kondisi geografis lapangan sebagai bahan penyusunan perencanaan pembangunan.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini masih terkendala akses.
Selain itu, pembangunan jembatan juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses terhadap berbagai layanan dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Melalui sinergi antara BPBD Kabupaten Grobogan, Kodim 0717/Grobogan, DPUPR Kabupaten Grobogan, Pemerintah Kecamatan Toroh, Pemerintah Desa Dimoro, dan Pemerintah Desa Lajer, rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan.
“Semoga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih baik,” harapnya.
Pembangunan jembatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antardesa sekaligus mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Grobogan.












