Jateng

Bulan Bakati Gotong Royong Masyarakat di Karimunjawa Dorong Pelestarian Lingkungan

×

Bulan Bakati Gotong Royong Masyarakat di Karimunjawa Dorong Pelestarian Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara Moh Ali menyampaikan sambutan dalam kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat di Karimunjawa, Sabtu (6/6/2026).
Example 468x60

Jepara, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) melaksanakan penilaian Lomba Desa dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 di Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara Moh Ali yang mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo, Pelaksana Harian (Plh) Camat Karimunjawa Muslichan, Kepala Desa Karimunjawa Arif Setiawan, serta jajaran Forkopimcam Karimunjawa.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Plh Camat Karimunjawa Muslichan menyampaikan, budaya gotong royong masyarakat Karimunjawa masih terjaga dengan baik dan menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Gotong royong masyarakat Karimunjawa masih sangat kuat, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung sektor pariwisata,” ujar Muslichan.

Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat terlihat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, termasuk kawasan wisata bahari yang menjadi daya tarik utama Karimunjawa.

Kesadaran kolektif tersebut juga berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat yang banyak bergantung pada sektor pariwisata dan UMKM.

Sedangkan Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara Moh Ali mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, instansi lintas sektor, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Alun-alun, jalan protokol, dan kawasan wisata harus selalu terjaga kebersihannya sebagai wajah utama Karimunjawa,” kata Moh Ali.

Ia menambahkan, Karimunjawa merupakan destinasi wisata unggulan Kabupaten Jepara yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Karena itu, budaya gotong royong perlu terus diperkuat agar kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata tetap terjaga.

Dalam penilaian BBGRM, terdapat empat aspek utama yang menjadi indikator penilaian, yaitu bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang lingkungan, serta bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jepara berharap semangat gotong royong terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat sehingga mampu mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjaga kelestarian lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Jepara.

Example 300250
Baca Juga  Victory Bhayangkara Kapolres Cup 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Atlet E-Sport Sragen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *