Jateng

HUT Ke-5 MPP Blora, Wabup Tegaskan Pelayanan Publik Harus Bebas Ego Sektoral

×

HUT Ke-5 MPP Blora, Wabup Tegaskan Pelayanan Publik Harus Bebas Ego Sektoral

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini (kedua dari kiri), memberikan arahan langsung kepada petugas loket dan berdialog dengan warga saat meninjau fasilitas pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora, Rabu (3/6/2026).
Example 468x60

BLORA, Jatimmandiri.id, – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Dalam momentum tersebut, Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, mengingatkan seluruh instansi agar mengesampingkan ego sektoral dan lebih mengedepankan kolaborasi demi pelayanan publik yang optimal.

Peringatan HUT MPP digelar dengan konsep yang dekat dengan masyarakat melalui kegiatan “Ngopi Sinergi” dan bazar UMKM di halaman Gedung MPP Blora, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai pengelola utama layanan MPP.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di hadapan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal, Sri Setyorini menegaskan bahwa perjalanan lima tahun MPP harus menjadi tonggak perubahan dari sekadar lokasi pelayanan bersama menjadi pusat integrasi layanan publik yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Wabup yang akrab disapa Bude Rini itu, keberadaan MPP tidak boleh hanya dipandang sebagai pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, MPP merupakan bentuk komitmen moral pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan memberikan solusi bagi warga.

Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan MPP bukan terletak pada kemegahan bangunan, melainkan pada kemampuan memberikan kepastian dan solusi kepada masyarakat dalam waktu yang lebih cepat.

Untuk itu, seluruh petugas pelayanan diminta bersikap ramah, responsif, dan proaktif saat melayani masyarakat. Bude Rini mengingatkan bahwa warga tidak melihat dari instansi mana petugas berasal, melainkan memandang mereka sebagai representasi pemerintah dan negara.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi layanan, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan BPJS Kesehatan. Selain itu, turut dilakukan kesepakatan pinjam pakai gedung bersama Imigrasi Kelas I Non TPI Blora.

Baca Juga  Lapas Purwodadi Bahas Program Pembinaan Lewat Sidang TPP

Wabup meminta seluruh pihak yang terlibat segera menindaklanjuti kerja sama tersebut agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang maupun ketidakpastian administrasi.

“Tolong cek kembali loket Anda, apakah petugasnya sudah tersenyum dan solutif hari ini? Pastikan fasilitas teknologi, jaringan internet, hingga akses untuk difabel dipastikan prima setiap hari,” pesan Bude Rini.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Blora, Bondan Arsiyanti, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-5 MPP juga menjadi momentum peluncuran inovasi baru bertajuk ‘Ngopi Sinergi’ yang merupakan singkatan dari Ngobrol Produktif untuk Sinergi, Kolaborasi, dan Integrasi.

Rangkaian kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM tersebut ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur, dilanjutkan peninjauan langsung kesiapan loket pelayanan oleh Wakil Bupati Blora guna memastikan kualitas layanan kepada masyarakat terus terjaga.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *