Jateng

Bupati Sam’ani Lantik 9 Pengurus DPAC FKDT Kudus, Perkuat Pendidikan Diniyah dan Cetak Generasi Berakhlak

×

Bupati Sam’ani Lantik 9 Pengurus DPAC FKDT Kudus, Perkuat Pendidikan Diniyah dan Cetak Generasi Berakhlak

Sebarkan artikel ini
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat melantik sembilan Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Kabupaten Kudus masa bakti 2025–2030 di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus, Selasa (2/6/2026).
Example 468x60

Kudus, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat melantik sembilan Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Kabupaten Kudus masa bakti 2025–2030 di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus, Selasa (2/6/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran madrasah diniyah takmiliyah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlakul karimah, dan pemahaman keagamaan yang baik.

Sebanyak sembilan pengurus DPAC FKDT dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus resmi dikukuhkan. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pengembangan pendidikan diniyah serta memperkuat koordinasi antarlembaga pendidikan keagamaan di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas dan berintegritas.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus akan terus memberikan dukungan nyata terhadap keberlangsungan pendidikan diniyah.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pengurus DPAC FKDT yang baru dilantik. Amanah ini hendaknya dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab demi kemajuan pendidikan diniyah di Kabupaten Kudus. Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan, Pemerintah Kabupaten Kudus terus menyalurkan Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) agar para guru semakin optimal dalam membimbing dan mencetak generasi yang berakhlak mulia serta berkualitas,” ujar Sam’ani.

Dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan keagamaan mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Shony Wardana.

Ia menilai program Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) yang diberikan secara rutin merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap para pendidik madrasah diniyah.

Baca Juga  Mengenal Sosok Mbah Sambu dan Mbah Srimpet, Cucu Joko Tingkir di Balik Berdirinya Masjid Jami’ Lasem

Menurutnya, saat ini sebanyak 2.077 guru madrasah diniyah di Kabupaten Kudus menerima manfaat dari program tersebut setiap bulan. Kebijakan itu diharapkan mampu meningkatkan semangat para guru dalam menjalankan tugas mendidik dan membina generasi muda.

“Kami menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus yang secara berkelanjutan memberikan TKGS kepada 2.077 guru madrasah setiap bulan. Dukungan ini menjadi bentuk perhatian luar biasa terhadap pendidikan keagamaan. Kami berharap para ustaz dan ustazah terus mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan demi melahirkan santri yang berkualitas dan berdaya saing,” kata Shony Wardana.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, Lukman Hakim.

Ia menilai sinergi yang terjalin antara FKDT dan Pemerintah Kabupaten Kudus menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan diniyah sekaligus membentuk sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.

“Dukungan pemerintah daerah terhadap madrasah diniyah, termasuk melalui program TKGS, menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan keagamaan. Ustaz dan ustazah merupakan garda terdepan dalam membentuk generasi yang religius, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua DPAC FKDT Kecamatan Undaan, KH Ahmad Halim, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat legalitas kelembagaan sekaligus mempererat soliditas antar-pengurus FKDT di tingkat kecamatan.

“Pelantikan ini merupakan penguatan legalitas formal kepengurusan FKDT di tingkat kecamatan. Kami berharap seluruh pengurus dapat menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, dan bersama-sama mewujudkan madrasah diniyah takmiliyah yang maju, bermartabat, serta semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, FKDT Kabupaten Kudus diharapkan semakin aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan diniyah takmiliyah, memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai pemangku kepentingan, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *