Tak Berkategori

The Echoes of 10th November: Energi Sumber Kesuksesan Global

Penulis: Mu'Isyul Haq Al HasanyEditor: Eko Yudiono
×

The Echoes of 10th November: Energi Sumber Kesuksesan Global

Sebarkan artikel ini
Mu'Isyul Haq Al Hasany (Direktur Kinetic International Language and SEAM: Science, English, And Mathematics For international Program).
Example 468x60

Oleh: Mu’Isyul Haq Al Hasany
(Direktur Kinetic International Language and SEAM: Science, English, And Mathematics For international Program)

Sebentar lagi 10 Nopember 2026, Indonesia memperingati dahsyatnya perang antara arek-arek Surabaya melawan kesombongan dan tekanan Inggris.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sementara itu, pemuda generasi Millenial, Z dan Alfa berjuang meraih mimpi mereka menikmati kemerdekaan dengan limpahan kekayaan.

Sementara itu, di Era digital ini, generasi muda semakin terdorong untuk menjadi orang kaya. Banyak tawaran menjadi kaya yang disampaikan disampaikan oleh para influencer. Pertanyaannya, apa sebenarnya sesuatu yang menjadikan Allah mengaruniakan kekayaan besar?

Jawaban dari pertanyaan ini bisa kita mulai dari melihat negara-negara terkaya dunia. Kita bisa sebut dua negara kaya saat ini di dunia yaitu Amerika dan China..

Dua negara itu selain memiliki kekayaan mereka sebenarnya memiliki sesuatu yang memerlukan sumber daya sangat besar. Sesuatu itu menghasilkan semangat untuk memproduksi inovasi, teknologi, produk ekonomi, strategi geopolitik. Sesuatu itu disebut “kesiapan perang”

Semangat kesiapan perang ini menjadikan negara seperti AS dan China sangat aktif dalam membangun industri bisnis, infrastruktur pertahanan, jaringan PAKTA Pertahanan, investasi di bidang riset dan pendidikan

Dalam pemikiran Niccolo Machiavelli pada bukunya Il Principe (Sang Pangeran) dan Dell’arte Della Guerra (Seni Perang), tokoh ini menyebutkan bahwa pemimpin negara pada dasarnya sama dalam situasi perang.

Pemimpin negara tidak boleh terjebak pada masa damai sehingga terlena tidak mempersiapkan negaranya menghadapai serangan musuh.

Carl von Clausewitz (abad 19) menulis dalam bukunya Vom Kriege (On War), bahwa perang bukanlah tindaka spontanitas atau acak, tetapi pernah adalah kelanjutan dari politik yang memerlukan dukungan pemerintah ,dukungan emosional rakyat dan militer.

Pemikiran dua tokoh ini menunjukkan bahwa setiap negara perlu memiliki semangat siap berperang agar memperoleh kedamaian dan kelimpahan kesejahteraan

Baca Juga  Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Dalam Al Qur’an, Allah mengajarkan dalam Surat Al Anfal ayat 24, “Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.”

Ayat ini menunjukkan bahwa kesiapan perang akan membawa sesuatu yang memberi kehidupan. “Sesuatu” di sini adalah kesejahteraan, keselamatan, keamanan, ketentraman.

Dalam bahasa Sanskerta, semangat atau api perjuangan disebut dengan istilah “Dhana” atau “Dahana”. Sebagaimana ibukota Kahuripan kerajaan Prabu Airlangga adalah Dahanapura.

Dari kata ini menunjukan semangat api kesiapan perang adalah akan Allah karuniakan dana atau kekayaan.

Dengan memiliki semangat kesiapan perang, bela negara, memahami geopolitik, dalam konteks anak muda, maka anak muda ini akan memiliki semangat belajar, bekerja, kemauan menolong bangsanya, dan menjaga bangsa dan negaranya.

Bung Karno pernah mengatakan dalam pidato kenegaraan dalam memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 1961, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”.

Oleh karena itu penting sekali bagi anak muda dalam berjuang meraih kesuksesan, pemuda seyogyanya memiliki pengetahuan sejarah, dan memiliki semangat perjuangan membela negara dan bangsa Indonesia di kancah geopolitik dunia.Wallahu A’lam.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *