Nganjuk, Jatimmandiri.id — Upaya pengentasan kemiskinan dan pemenuhan hunian layak huni di Kabupaten Nganjuk kembali membuahkan hasil nyata. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi secara langsung menyerahkan bantuan program Bedah Rumah senilai Rp20 juta kepada Warsidi, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Loceret, Jumat (6/11/2026).
Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi apik antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk dengan program CSR dari PT IRFAI.
Dalam sambutannya di hadapan para awak media, Bupati Marhaen menekankan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk merajut kembali asa masyarakat yang kurang mampu.
“Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi membangun harapan. Kolaborasi antara Baznas dan PT IRFAI menunjukkan bahwa mengentaskan kemiskinan dan menyediakan hunian layak tidak bisa dilakukan sendirian. Pemerintah, lembaga keagamaan, dan dunia usaha harus berjalan beriringan. Mari bersama-sama bangun Nganjuk yang lebih baik, di mana tidak ada warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujar Marhaen.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Mashudi Nurul Huda, turut menggarisbawahi pentingnya ketersediaan tempat tinggal yang sehat bagi masyarakat.
Ia berharap bantuan ini mampu mendongkrak kualitas hidup keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan.
“Rumah yang layak adalah salah satu kebutuhan dasar warga. Semoga dengan hunian yang lebih baik, kesehatan dan kenyamanan keluarga Bapak Warsidi ikut terjaga. Kami terus mendorong kolaborasi serupa agar lebih banyak warga yang membutuhkan bisa terbantu,” ujar Mashudi.
Perasaan haru dan syukur yang mendalam tak mampu disembunyikan oleh Warsidi.
Impian lama yang dinanti-nantikan untuk memiliki tempat tinggal yang layak kini akhirnya menjadi kenyataan berkat uluran tangan pemerintah dan berbagai pihak terkait.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati, Baznas, dan PT IRFAI. Selama ini saya hanya berharap bisa memiliki rumah yang layak untuk ditempati. Sekarang harapan itu terwujud. Semoga kebaikan ini dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda untuk semua pihak yang telah membantu,” kata Warsidi.
Melalui program bedah rumah yang berkelanjutan ini, Pemkab Nganjuk terus memprioritaskan penekanan angka ketidaklayakan hunian sekaligus mempercepat akselerasi penurunan angka kemiskinan di daerah secara terpadu.












