Surabaya, jatimmandiri.id– Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan melalui aksi sosial di kawasan Jalan Dupak Masigit Gang 3, Surabaya.
Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahhab bersama Lions Club Surabaya Stellar menyalurkan bantuan paket perlengkapan bayi kepada keluarga Riko, seorang warga perantau asal Indonesia Timur yang bekerja sebagai penjaga malam.
Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban keluarga Riko yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi, terlebih setelah dikaruniai seorang bayi berusia satu bulan.
Sejumlah perlengkapan kebutuhan bayi diserahkan langsung ke tempat tinggal keluarga tersebut. Bantuan meliputi popok, pakaian bayi, bantal dan guling, serta berbagai kebutuhan sanitasi dan perawatan bayi lainnya.
Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian sosial yang melibatkan aparat kepolisian dan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran Lions Club Surabaya Stellar diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dalam membantu warga yang membutuhkan.
Ketua RT 03 Dupak Masigit, Sugeng, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Aipda Muhammad Sugeng bersama Lions Club Surabaya Stellar terhadap warganya.
“Kami selaku pengurus RT sangat berterima kasih dan bangga atas kepedulian Aipda Sugeng yang tidak pernah lelah membantu warga kami, terlebih sekarang merangkul Lions Club Surabaya Stellar,” ujar Sugeng saat mendampingi penyerahan bantuan.
Ia menjelaskan, Riko merupakan sosok pekerja keras yang setiap malam bertugas menjaga keamanan lingkungan di kawasan Perak, Surabaya.
Di tengah penghasilan dan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, kehadiran seorang bayi tentu menambah kebutuhan rumah tangga. Karena itu, bantuan perlengkapan bayi tersebut dinilai sangat berarti bagi keluarga Riko.
“Saudara Riko ini pekerja keras, tiap malam menjaga keamanan pemukiman di daerah Perak. Di tengah kondisi ekonomi yang pas-pasan dan baru punya bayi usia satu bulan, bantuan kelengkapan bayi ini jelas menjadi berkah luar biasa. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi bentuk perhatian yang membuat warga perantau merasa tidak sendirian dan diayomi di Surabaya,” ungkapnya.
Menurutnya, kepedulian seperti ini menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dan kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Sinergi antara aparat kepolisian, organisasi sosial, dan pengurus lingkungan tersebut juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar.
Aksi sosial ini sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak pihak tergerak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga perantau yang berjuang membangun kehidupan di Kota Surabaya.












