Sumenep, Jatimmandiri.id — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep menunjukkan komitmen nyata dalam pemberantasan narkotika dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) serta tes urine terhadap 29 personelnya secara maraton selama dua hari, Sabtu (31/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026).
Langkah preventif ini melibatkan seluruh jajaran internal, mulai dari pejabat utama, aparatur sipil negara (ASN), hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh tersebut, seluruh personel dinyatakan negatif dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNNK Sumenep, Ferry Sandy Sitepu, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna menjaga integritas institusi yang berada di garda terdepan pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk komitmen bahwa semua personel harus bebas dari narkoba,” ujar Ferry saat memantau langsung jalannya pemeriksaan.
Menurutnya, BNNK Sumenep wajib menjadi teladan utama bagi masyarakat sebelum menjalankan misi penegakan hukum dan pencegahan di lapangan.
Ia juga memastikan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi oknum internal yang terbukti terlibat dalam peredaran gelap narkotika.
Setiap pelanggaran dipastikan bakal ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai penguatan kedisiplinan dan profesionalisme lembaga, Ferry memastikan pengawasan internal bakal digalakkan secara berkelanjutan ke depannya.
“Upaya yang kami lakukan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang bertugas dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika. Kami berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia bersih dari narkoba,” pungkasnya.












