Milan, jatimmandiri.id– AC Milan sukses memenangi Derby della Madonnina setelah menundukkan rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor 3-1 dalam lanjutan kompetisi Serie A 2026/2027 di Stadion San Siro.
Christian Pulisic membuka keunggulan Milan saat pertandingan baru berjalan empat menit. Sementara itu, Diego Moreira tampil gemilang dengan menyumbangkan satu gol dan dua assist.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan sembilan pertandingan tanpa kekalahan Inter Milan di Serie A musim ini. Sebaliknya, AC Milan memperpanjang rekor tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan rival sekotanya tersebut.
Kekalahan Inter juga membawa perubahan di papan klasemen. Lazio kini mengambil alih posisi puncak Serie A setelah hasil Derby della Madonnina tersebut.
Pulisic Buka Keunggulan, Rabiot Gandakan Skor
AC Milan langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Christian Pulisic membawa Rossoneri unggul ketika laga baru memasuki menit keempat.
Gol tersebut berawal dari kerja apik Diego Moreira di sisi kanan. Pemain asal Belgia itu mampu menguasai bola dengan tenang sebelum melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti.
Pulisic yang berada dalam posisi tepat menyambut bola dengan sundulan dan berhasil menaklukkan penjaga gawang Inter, Josep Martínez.
Keunggulan Milan bertambah pada menit ke-10. Kali ini, Adrien Rabiot mencatatkan namanya di papan skor melalui skema sepak pojok yang dirancang secara cerdik oleh Moreira.
Umpan Moreira membuat pertahanan Inter dan Josep Martínez tidak siap mengantisipasi pergerakan Rabiot. Gelandang asal Prancis tersebut mengarahkan bola ke tiang jauh hingga masuk ke dalam gawang.
Inter berusaha bangkit dan mulai membangun serangan. Carlos Augusto sempat mendapatkan peluang, tetapi penyelesaiannya belum menemui sasaran.
Usaha Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Berawal dari sepak pojok Hakan Çalhanoğlu, Manuel Akanji meneruskan bola sebelum Alessandro Bastoni menyambutnya dengan sundulan yang mengarah ke sudut bawah gawang.
Gol tersebut memperkecil ketertinggalan Inter menjadi 1-2 sekaligus membangkitkan semangat tim tuan rumah.
Moreira Cetak Gol Ketiga Milan
Setelah gol Bastoni, Inter semakin meningkatkan tekanan. Çalhanoğlu hampir menyamakan kedudukan melalui tembakan keras, tetapi kiper Milan, Mike Maignan, mampu menepis bola melewati mistar.
Maignan kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan sundulan Marcus Thuram yang berawal dari situasi sepak pojok.
Tekanan Inter terus berlanjut. Djed Spence bahkan memperoleh peluang emas dari jarak dekat, tetapi refleks cepat Maignan berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Ketika Inter berusaha mengejar ketertinggalan, Milan justru berhasil memperlebar keunggulan pada masa tambahan waktu babak pertama.
Moreira menjadi pencetak gol ketiga Milan melalui tendangan bebas. Sempat muncul perdebatan mengenai siapa yang akan mengambil eksekusi tersebut, antara Moreira atau Pulisic.
Namun, keputusan akhirnya dipercayakan kepada Moreira. Dengan kaki kirinya, ia melepaskan tendangan melengkung melewati pagar betis pemain Inter yang tidak mampu dijangkau Martínez.
Gol pada menit-menit akhir tersebut membuat Milan menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 3-1.
Maignan dan Pavlovic Pertahankan Keunggulan
Memasuki babak kedua, Inter tidak menyerah begitu saja. Andy Diouf mencoba memperkecil ketertinggalan melalui tendangan lambung sekitar 10 menit setelah pertandingan kembali dimulai.
Carlos Augusto juga mendapatkan peluang melalui umpan matang Çalhanoğlu. Namun, sundulannya masih melebar dari sasaran.
Di sisi lain, pertahanan Milan tampil disiplin untuk menjaga keunggulan. Strahinja Pavlovic menjadi salah satu pemain penting setelah melakukan tekel tepat waktu untuk menghentikan serangan lawan.
Pavlovic juga memberikan tekanan kepada Marcus Thuram sehingga penyerang Inter tersebut hanya mampu melepaskan tembakan yang mudah diamankan Maignan.
Inter sempat meminta hadiah penalti setelah bola dianggap mengenai tangan pemain Milan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan melalui VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut karena bola ternyata mengenai bagian tengah tubuh Mario Gila.
Menjelang akhir pertandingan, pemain pengganti Alphadjo Cissè hampir menambah gol keempat bagi Milan. Namun, Josep Martínez masih mampu menepis bola melewati mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan AC Milan.
Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Rossoneri dalam persaingan papan atas Serie A. Selain menghentikan rekor tak terkalahkan Inter, Milan juga semakin percaya diri setelah kembali menunjukkan dominasinya dalam Derby della Madonnina.












