Dalam NegeriJatimKota Besar

Hari Sumpah Pemuda, Lia Istifhama Ajak Gen Z Aktif Kawal Demokrasi

Penulis: Alif Bintang
×

Hari Sumpah Pemuda, Lia Istifhama Ajak Gen Z Aktif Kawal Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Lia Istifhama.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id — Generasi muda diminta untuk tidak mengambil sikap pasif di tengah arus digitalisasi, perubahan sosial, serta dinamika politik yang kian cepat.

Peran aktif anak muda sangat dibutuhkan dalam mengawal pembangunan bangsa dan menjaga keberlangsungan demokrasi.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pesan penting tersebut disampaikan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Hj Lia Istifhama, dalam menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 yang jatuh pada Rabu (28/10/2026).

Ia mengingatkan bahwa pemuda merupakan penentu arah perjalanan bangsa masa depan, bukan sekadar pewaris.

“Kalian calon pemimpin. Kalian itu syubbanul yaum, rijalul ghad. Sekarang kalian pemuda, kelak kalian adalah pemimpin,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia ini, Selasa (27/10/2026).

Menurut alumni Universitas Airlangga tersebut, ketertarikan generasi muda terhadap politik dan penyampaian pendapat merupakan fondasi penting dalam merawat demokrasi.

Anak muda diimbau agar tidak bersikap apatis atau menjauhi politik hanya karena sentimen negatif terhadap sebagian elite.

Sebaliknya, kehadiran generasi muda dinilai krusial untuk membawa gagasan segar, mengawal kebijakan publik, serta menjadi motor perubahan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

“Jangan sampai anak-anak saya berada di lingkungan yang apatis terhadap politik. Justru mari kita ambil posisi dalam demokrasi ke depan,” tutur Ning Lia.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi Sumpah Pemuda melampaui batas seremoni tahunan belaka.

Nilai persatuan yang dicanangkan pada 28 Oktober 1928 harus diterjemahkan melalui kepedulian sosial, kreativitas, ketangguhan, serta rasa tanggung jawab terhadap tanah air.

Terlebih, tema peringatan Sumpah Pemuda tahun 2026 yakni, Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia, menuntut karakter kebangsaan dan kepedulian yang kuat dari kalangan muda.

Tantangan tersebut kian nyata di era digital, di mana ruang siber semestinya tidak sekadar menjadi sarana hiburan atau tren semata.

Baca Juga  Dedikasi Nyata untuk Pendidikan Inklusif, Ning Lia Diganjar Maklumat Partnership Awards 2026

Platform digital perlu dioptimalkan untuk menyebarkan edukasi politik yang sehat dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Gunakan media sosial untuk edukasi politik positif. Jadilah generasi yang berani, beretika, dan berpihak pada kebaikan,” pesannya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *