Jatim

Unair dan UiTM Malaysia Luncurkan Community Memory Hub di Desa Sumberaji Lamongan

Penulis: SuyonoEditor: Eko Yudiono
×

Unair dan UiTM Malaysia Luncurkan Community Memory Hub di Desa Sumberaji Lamongan

Sebarkan artikel ini
Unair dan UiTM Malaysia meluncurkan Community Memory Hub di Desa Sumberaji, Lamongan, untuk melestarikan sejarah, budaya, dan potensi ekonomi desa melalui arsip digital.
Example 468x60

Lamongan, Jatimmandiri.id – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berkolaborasi dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia meluncurkan Community Memory Hub di Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Program internasional bertajuk Airlangga International Community Development ini berlangsung pada 14–21 Oktober 2026 dan ditutup dengan penyerahan sistem arsip digital kepada pemerintah desa pada Jumat (23/10/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Program tersebut bertujuan melestarikan sejarah, budaya, serta potensi ekonomi lokal melalui digitalisasi pengetahuan masyarakat. Kehadiran Community Memory Hub diharapkan menjadi solusi untuk mencegah hilangnya warisan lokal akibat keterbatasan dokumentasi dan pengelolaan arsip konvensional.

Melalui program ini, Desa Sumberaji kini memiliki sistem arsip digital yang terstruktur dan mudah diakses. Platform tersebut dirancang sebagai ruang penyimpanan ingatan kolektif masyarakat sekaligus sarana pewarisan pengetahuan lokal kepada generasi mendatang.

Selama kegiatan berlangsung, warga mendapatkan pendampingan mengenai pengelolaan arsip digital dan pembuatan konten lokal. Materi yang didokumentasikan meliputi sejarah desa, produksi opak ladu, kerajinan terompet bambu, hingga potensi sektor peternakan dan kelompok tani.

Digitalisasi tersebut tidak hanya berfokus pada penyimpanan data, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi Desa Sumberaji kepada masyarakat yang lebih luas. Program ini sekaligus diproyeksikan menjadi proyek percontohan bagi pengembangan dokumentasi digital di tingkat desa.

UiTM Malaysia: Pengetahuan Lokal Harus Dilestarikan

Perwakilan UiTM Malaysia, Prof. Madya Ts. Dr. Asmadi Mohammed Ghazali, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur fisik. Kekayaan pengetahuan dan keterampilan masyarakat juga merupakan aset penting yang harus dijaga.

“Kehebatan tidak selalu dinilai dari keindahan fisik, melainkan kekayaan pengetahuan potensi masyarakat. Keterampilan membuat opak ladu, kerajinan terompet bambu, bertani, hingga cerita sejarah desa adalah aset berharga yang wajib didigitalisasi. Ini bukan sekadar adopsi teknologi biasa, melainkan alat strategis untuk melestarikan identitas komunitas demi pembelajaran budaya dan pengembangan desa berkelanjutan,” tegas Prof. Asmadi.

Baca Juga  Kadin Jatim: Tantangan Investasi Bukan Potensi, tetapi Kesiapan Eksekusi

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu masyarakat mempertahankan identitas budaya sekaligus memastikan pengetahuan lokal tetap tersedia bagi generasi berikutnya.

Dengan dokumentasi yang terorganisasi, berbagai keterampilan tradisional dan cerita sejarah desa tidak hanya bergantung pada ingatan lisan, tetapi dapat dipelajari kembali dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Unair Dorong Tata Kelola Arsip Digital Desa

Ketua Tim Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Unair, Prof. Dr. Dessy Harisanty, M.A., menjelaskan bahwa Community Memory Hub dikembangkan untuk mendukung pengelolaan arsip desa secara modern sekaligus mengangkat konten lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat.

“Sistem aplikasi ini memiliki dua fungsi utama, yaitu pengelolaan arsip digital desa dan mengangkat lokal konten desa sebagai khasanah budaya. Kegiatan ini adalah bagian dari skema Airlangga International Community Development yang dikelola oleh LPMB Unair,” ujarnya.

Melalui sistem tersebut, dokumen dan informasi mengenai sejarah serta potensi desa dapat dihimpun dalam satu platform yang lebih terstruktur. Pengelolaan ini diharapkan memudahkan proses pencarian, pemutakhiran, dan pemanfaatan informasi oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan.

Kolaborasi antara Unair dan UiTM Malaysia juga menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan dan teknologi.

Pemdes Sumberaji Siap Menjaga Keberlanjutan Program

Kepala Desa Sumberaji, Suparno, menyambut baik peluncuran Community Memory Hub. Ia menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung pemanfaatan sistem tersebut agar dapat berfungsi secara berkelanjutan.

“Kami menerima sistem ini dan siap mendukung total penggunaan digital untuk dokumentasi potensi sejarah serta pengetahuan lokal. Semua data akan dikelola secara terstruktur dan diperbarui secara berkala agar terus hidup diwariskan ke generasi depan,” kata Suparno.

Ia menambahkan, keberlanjutan program akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Unair, UiTM Malaysia, Kecamatan Sukodadi, serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan.

Baca Juga  Purnamasidi Minta Publik Kritis Gunakan AI

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan desa dalam mengelola dokumentasi digital sekaligus meningkatkan kualitas penyebaran informasi mengenai potensi lokal.

Dengan hadirnya Community Memory Hub, Desa Sumberaji diharapkan tidak hanya mampu menjaga warisan sejarah dan budaya, tetapi juga memanfaatkan dokumentasi digital sebagai modal pengembangan potensi ekonomi serta pembangunan desa berkelanjutan.

 

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *