Jatim

BEM Lumajang Salurkan 7.000 Liter Air untuk Gucialit

Penulis: Dewi Sekar / Eni KusmayaEditor: Ayn
×

BEM Lumajang Salurkan 7.000 Liter Air untuk Gucialit

Sebarkan artikel ini
Lutfi, Ketua BEM Lumajang beserta rekan-rekannya saat memberikan bantuan air bersih untuk warga yang membutuhkan.
Example 468x60

Lumajang, Jatimmandiri.id – Aksi solidaritas mahasiswa hadir untuk membantu warga yang kesulitan memperoleh air bersih di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Lumajang menyalurkan 7.000 liter air bersih bagi masyarakat di RT 1 dan RT 3 RW 1 guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, BEM Lumajang berupaya menghadirkan bantuan langsung sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam menjawab kebutuhan sosial di lingkungan sekitar.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Koordinator Daerah (Korda) BEM Lumajang, Lutfi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud solidaritas mahasiswa kepada warga yang membutuhkan akses air bersih. Menurutnya, peran mahasiswa tidak semestinya berhenti pada aktivitas akademik, penyampaian gagasan, maupun kritik terhadap berbagai persoalan publik.

Mahasiswa juga perlu terlibat langsung dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar penyaluran air bersih, melainkan wujud nyata kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial untuk hadir, peduli, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Lutfi.

Dalam pelaksanaan distribusi, BEM Lumajang memperoleh dukungan dari Polres Lumajang berupa bantuan kendaraan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih. Dukungan tersebut membantu kelancaran distribusi bantuan kepada warga di lokasi sasaran.

Lutfi menyampaikan apresiasi kepada Polres Lumajang serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia berharap bantuan air bersih sebanyak 7.000 liter itu dapat meringankan kebutuhan masyarakat Desa Gucialit yang tengah menghadapi kesulitan memperoleh air.

Lebih dari sekadar bantuan kebutuhan dasar, kegiatan ini diharapkan memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Lumajang. Kolaborasi antara mahasiswa, kepolisian, dan masyarakat dinilai penting untuk menghadirkan respons terhadap persoalan yang dihadapi warga.

Baca Juga  Polres Lumajang Turunkan Personel Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Candipuro

“BEM Lumajang hadir bukan hanya untuk bersuara, tetapi juga untuk bergerak dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, BEM Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi sosial mahasiswa. Organisasi mahasiswa ini ingin menunjukkan bahwa sikap kritis terhadap persoalan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan keterlibatan langsung dalam membantu warga yang membutuhkan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *