Jakarta Utara, Jatim Mandiri – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di area PT Sinergi Berkat Gasindo yang terletak di Jalan Pegangsaan Dua No. 103A, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa nahas tersebut berupa ledakan tabung oksigen yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang lainnya mengalami luka-luka serius pada hari Rabu (7/10) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Girindra Wardana di Jakarta, Kamis, menjelaskan kronologi singkat terkait insiden maut yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut kepada awak media.
“Peristiwa terjadi saat proses pengisian tabung oksigen berukuran sekitar 48 hingga 50 kilogram dari tabung utama berkapasitas 10 ton,” ujar Kompol Girindra Wardana.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, ledakan hebat tersebut terjadi tidak lama setelah proses pengisian tabung oksigen berlangsung. Salah satu korban yang bernama Slamat Nur Alimin sempat mundur satu langkah setelah menutup valve tabung oksigen sebelum akhirnya suara ledakan membahana dan kepulan asap cokelat tebal membumbung tinggi di sekitar area pabrik.
Akibat hantaman keras dari ledakan tersebut, korban Slamat Nur Alimin meninggal dunia di lokasi kejadian dengan menderita luka serius di sekujur tubuh, patah tulang iga, serta cedera berat pada bagian kepala dan organ dalam. Sementara itu, korban lain yang bernama Tedi Irawan mengalami luka sobek pada pundak kiri serta pembengkakan di kaki kanan dan kini tengah mendapat perawatan medis intensif di RS Gading Pluit.
Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, ledakan tabung oksigen ini juga dilaporkan menimbulkan kerugian materiil yang cukup berdampak bagi lingkungan sekitar. Kekuatan ledakan membuat pecahan besi melayang hingga menembus kaca depan satu unit mobil pikap berpelat B 9364 TAF. Gelombang kejut dari ledakan tersebut juga merusak bagian atap rumah warga sekitar milik seorang warga bernama Muniroh di RT 05/RW 02 Kelapa Gading.
Menanggapi kejadian ini, petugas kepolisian dari Polsek Kelapa Gading langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi, memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, mendata para korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara guna mengusut tuntas penyebab pasti dari insiden ledakan tersebut.
