Bandung, Jatim Mandiri – Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) menegaskan, kemandirian dan alokasi dana riset teknologi pertahanan PT LEN Industri wajib ditopang oleh tata kelola serta keberlanjutan finansial yang sehat. Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata menyampaikan bahwa sebagai bagian dari konsolidasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan induk holding Defend ID, PT LEN tidak hanya dituntut menjaga kedaulatan teknologi nasional, tetapi juga harus menjaga kinerja keuangannya secara akuntabel.
Tentu riset dan pengembangan itu menjadi bagian penting. Tapi juga tidak boleh lupa keberlanjutan finansial. Bagaimana kita bisa memberikan program riset dan pengembangan yang baik secara jangka panjang kalau finansialnya kurang, kata Tedi Bharata di sela-sela LEN Techno Day sebagai peringatan HUT ke-35 PT LEN di ITB Innovation Park, Bandung, Rabu.
Tedi menjelaskan, BP BUMN memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan teknologi krusial yang tengah digarap PT LEN, mulai dari sektor semikonduktor, radar pertahanan, satelit, hingga kecerdasan buatan. Ia menambahkan, keberadaan pasar penangkapan dari Kementerian Pertahanan dan TNI menjadi amanah strategis bagi PT LEN untuk memastikan seluruh solusi teknologi buatan dalam negeri dapat diimplementasikan secara terukur dan berkelanjutan.
Dirut PT LEN Industri Joga Dharma Setiawan dalam kesempatan tersebut, menjelaskan, ada empat pilar teknologi utama yang digarap PT LEN memiliki nilai strategis ganda. Di sektor semikonduktor, mikrochip yang dirancang menjadi fondasi utama perangkat elektronik pertahanan dan industri otomotif. Pada pilar kecerdasan buatan, PT LEN menerapkan agen kecerdasan buatan, kecerdasan buatan generatif, visi komputer, hingga pemrosesan bahasa alami untuk otomasi sistem.
Sementara teknologi radar difokuskan pada radar pertahanan udara, radar pertahanan darat, radar pelacak senjata, hingga radar pemantau cuaca dan pesisir. Adapun pilar satelit dikembangkan melalui sistem intelijen citra untuk pemantauan kedaulatan wilayah serta navigasi penanganan bencana alam. Penguatan ekosistem teknologi yang dipimpin PT LEN mendapat sokongan penuh dari BPI Danantara, yang mematok target penyiapan sumber daya manusia dan investasi riset jangka panjang.












