BeritaJatim

Jatim Terik, Suhu Tembus 36 Derajat

Editor: ibn
×

Jatim Terik, Suhu Tembus 36 Derajat

Sebarkan artikel ini
Terik matahari menerpa sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Surabaya. istimewa
Example 468x60

Surabaya, Jatim Mandiri

Suhu udara di sejumlah wilayah Jatim terasa lebih panas menjelang kulminasi matahari yang diperkirakan mencapai puncak di Surabaya pada 12 Oktober 2026 mendatang. BMKG mencatat suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik berpotensi mencapai 34–36 derajat Celsius, sementara warga diimbau menjaga hidrasi.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kondisi panas itu berkaitan dengan posisi matahari yang bergerak semu melintasi wilayah ekuator dan Jatim. Fenomena kulminasi terjadi ketika posisi Matahari berada tepat di atas suatu wilayah pada waktu tertentu. Sehingga sinar matahari diterima lebih tegak dan intensitas radiasi di permukaan lebih optimal.

JF Ahli Muda BMKG Stasiun Klimatologi Jatim Andang Kurniawan mengatakan pengaruh El Nino turut berkontribusi peningkatan suhu di Jatim. Kondisi kemarau berkepanjangan juga membuat panas matahari terasa lebih menyengat.

“Penyebab kulminasi berkaitan dengan El-Nino, data BMKG menunjukkan ketika terjadi El Nino, memang suhu di Jawa Timur naik,” terang Andang saat dihubungi detikJatim.

Sementara itu, akun resmi BMKG Stasiun Klimatologi Jatim @iklim.bmkgjatim memperkirakan kulminasi utama di Surabaya terjadi pada 12 Oktober 2026. “Kulminasi utama di Surabaya baru terjadi pada tanggal 12 Oktober nanti,” ungkap akun tersebut.

Pada Selasa (6/10), BMKG Juanda memperkirakan cuaca Surabaya cenderung berawan dengan suhu 28–34 derajat Celsius dan kelembapan 37–74 persen. Kondisi serupa terjadi di Sidoarjo dengan suhu 28–35 derajat Celsius.

Sementara itu, suhu Gresik diperkirakan berada pada kisaran 27–31 derajat Celsius dengan kelembapan 60–80 persen. Ketiga wilayah tersebut diperkirakan tidak mengalami hujan pada siang hari berdasarkan prakiraan BMKG Juanda.

Sekretaris BPBD Jatim Andhika Nurrahmad Sudigda mengatakan suhu Surabaya berdasarkan data yang diterima berada pada kisaran 33–36 derajat Celsius. Ia sekaligus membantah informasi yang menyebut suhu Surabaya mencapai 48 derajat Celsius.

Baca Juga  Mangkir Hearing Soal Keracunan Santri, DPRD Sidoarjo Kecam BGN

“Cuaca panas di Surabaya, berdasarkan data yang kami terima, suhunya berada di kisaran 33–36 derajat celsius. Sempat ada informasi bahwa suhu mencapai 48 derajat celsius, informasi tersebut hoaks,” ujarnya.

Menurut Andhika, kondisi cerah tanpa banyak awan menjadi salah satu faktor yang membuat sinar matahari langsung mencapai permukaan bumi. Keberadaan awan yang minim membuat suhu terasa lebih tinggi.

“Biasanya, kalau masih terdapat awan, suhunya mungkin tidak akan setinggi seperti sekarang. Hal tersebut menjadi salah satu faktor utama sehingga suhu meningkat hingga di kisaran ini,” ucapnya.

BPBD Jatim mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi panas. Warga yang harus beraktivitas di luar disarankan memperbanyak minum air putih untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

Masyarakat juga dianjurkan mengenakan pakaian longgar, tipis, dan nyaman serta menggunakan pelindung kulit seperti sunblock atau sunscreen. Aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dihindari ketika suhu sedang tinggi.

Kondisi kelembapan yang tinggi juga dapat membuat keringat lebih sulit menguap sehingga tubuh merasakan panas lebih kuat. Karena itu, menjaga asupan cairan menjadi bagian penting selama periode cuaca panas.

Masyarakat juga diminta rutin memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG. Langkah tersebut penting karena kondisi cuaca di wilayah Jatim dapat berubah dalam waktu relatif singkat. (*/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Ledakan hebat terjadi di sebuah rumah makan di kawasan San Antonio Shopping Street, Pakuwon City, Surabaya, Selasa…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Satu kata Yunani dalam Timaeus Plato menjadi titik penting sebelum dugaan tentang Gosong Gia diuji secara…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Ketua KPK Setyo Budiyanto mengingatkan agar Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi perkara dugaan…