HeadlineJatim

Diduga Berasal dari Elpiji, Polda Jatim Usut Ledakan Ruko San Antonio Surabaya

Penulis: Nabil Hidayatullah AbidinEditor: Alif Bintang
×

Diduga Berasal dari Elpiji, Polda Jatim Usut Ledakan Ruko San Antonio Surabaya

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan melakukan proses evakuasi di TKP.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Dentuman keras mengguncang kawasan bisnis San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026) pagi.

Sebuah bangunan rumah toko (ruko) mendadak meledak hingga mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan sekitar dan memakan korban luka.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Polda Jatim bergerak cepat mendalami penyebab insiden yang sempat ramai dan viral di media sosial tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi serta penelusuran awal di lokasi kejadian, sempat terdeteksi adanya aktivitas memasak sebelum ledakan hebat terjadi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Jules Abraham Abast, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa jajarannya telah menerjunkan tim untuk mengamankan lokasi serta menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dugaan awal berkaitan dengan tabung elpiji. Namun demikian, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan tersebut,” ujar Jules saat dikonfirmasi.

Dampak dari ledakan tersebut cukup signifikan. Sebanyak lima orang korban luka-luka langsung dievakuasi oleh petugas gabungan ke RSUD Haji Sukolilo dan RSUD Dr Soetomo guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Selain menelan korban luka, kuatnya guncangan ledakan turut merusak beberapa bangunan ruko di sekitarnya dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Sebelum jajaran kepolisian tiba di TKP untuk mensterilkan area, rekaman visual terkait peristiwa ini telah lebih dulu menyita perhatian publik di jagat maya.

Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi demi keamanan.

“Kami memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait penyebab pasti ledakan secara transparan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan proses identifikasi selesai dilakukan,” tuntas Jules.

Example 300250
Baca Juga  Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk BPJS Gratis dan Layanan Kesehatan Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *