Jatim

Polsek Lumajang Ajak Pelajar Berani Tolak Narkoba dan Tawuran

Penulis: Dewi Sekar / Eni Kusmaya Editor: Ayn
×

Polsek Lumajang Ajak Pelajar Berani Tolak Narkoba dan Tawuran

Sebarkan artikel ini
Foto bersama seluruh warga sekolah para guru, seluruh siswa dan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lumajang bersama Kapolsek Lumajang, IPTU Zainul Abidin.
Example 468x60

Lumajang, Jatimmandiri.id –  Lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang penting untuk membangun ketahanan generasi muda dari narkoba, tawuran hingga perundungan. Karena itu, Polsek Lumajang turun langsung memberikan edukasi kepada seluruh siswa SMPN 1 Lumajang agar mampu mengenali risiko sekaligus berani menolak berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

Pembinaan tersebut disampaikan IPTU Zainul Abidin, S.H. dari Polsek Lumajang di hadapan para siswa. Materi tidak hanya membahas bahaya penyalahgunaan narkoba, tetapi juga menyentuh persoalan kekerasan antarpelajar dan bullying yang kerap bermula dari pergaulan maupun persoalan di media sosial.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Narkoba, tawuran dan perundungan bukan sekadar persoalan kenakalan remaja. Semuanya dapat membawa dampak panjang terhadap masa depan pelajar dan bahkan berujung pada persoalan hukum,” kata Zainul dalam kegiatan tersebut.

Para siswa diingatkan agar tidak mudah menerima ajakan teman yang berpotensi membawa mereka pada tindakan melanggar aturan. Sikap kritis diperlukan, terutama ketika muncul provokasi atau ajakan tawuran yang berawal dari persoalan kecil, termasuk perselisihan yang berkembang melalui media sosial.

Polisi juga memberikan perhatian terhadap bullying. Mengejek, mengintimidasi, mengucilkan hingga melakukan kekerasan terhadap teman tidak dapat dianggap sebagai candaan biasa. Tindakan tersebut dapat meninggalkan dampak serius terhadap korban.

Sekolah dan kepolisian diharapkan dapat terus membangun komunikasi dengan para pelajar sehingga persoalan yang berpotensi memicu kekerasan atau pelanggaran hukum bisa dicegah sejak awal. Pendekatan edukatif dinilai penting agar siswa memahami konsekuensi setiap tindakan sekaligus memiliki keberanian mencari bantuan ketika menghadapi tekanan atau ajakan negatif.

Melalui pembinaan itu, siswa didorong membangun pergaulan sehat, menghormati sesama dan berani mengatakan tidak terhadap ajakan negatif. Pelajar juga diingatkan memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekolah.

Baca Juga  MPLS 2026: Reni Astuti Gaungkan Sekolah Inklusif dan Pentingnya Sinergi Orang Tua dengan Sekolah

Menurut kepolisian, keberhasilan pelajar tidak cukup diukur dari prestasi akademik. Karakter, kedisiplinan dan kesadaran hukum menjadi bekal penting dalam membentuk generasi muda.

Sosialisasi di SMPN 1 Lumajang tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan sejak dini. Pesannya jelas: jauhi narkoba, jangan terpancing tawuran, hentikan perundungan dan pilih pergaulan yang mendorong prestasi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri KUA Winongan membekali 30 calon pengantin melalui Bimbingan Perkawinan Angkatan XIV untuk memperkuat kesiapan mental, spiritual, sosial,…