Jatim

Perkuat Literasi di Era AI, LDII Jatim dan PWI Jajaki Sinergi Kehumasan di 38 Daerah

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Perkuat Literasi di Era AI, LDII Jatim dan PWI Jajaki Sinergi Kehumasan di 38 Daerah

Sebarkan artikel ini
LDII Jatim
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • DPW LDII Jawa Timur dan PWI Jawa Timur menjajaki kemitraan strategis di bidang kehumasan, literasi jurnalistik, dan aksi sosial.
  • LDII menargetkan penguatan kapasitas 38 DPD dan tim LINES guna mengantisipasi disrupsi kecerdasan buatan (AI) bersama PWI pada 2027.
  • PWI Jatim mendorong sinergi diperluas hingga tingkat kabupaten/kota, mencakup isu ketahanan pangan, lingkungan hidup, dan energi terbarukan.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Perkembangan ekosistem digital menuntut organisasi kemasyarakatan memperkuat kecakapan produksi informasi publik secara kredibel. Merespons tantangan tersebut, Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Jawa Timur menggelar kunjungan kerja ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur di Surabaya pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Pertemuan kelembagaan ini memfokuskan penjajakan kerja sama komprehensif, khususnya peningkatan kapasitas kehumasan, pelatihan jurnalistik, hingga penyelenggaraan program sosial kemasyarakatan. Sinergi ini dirancang untuk mendongkrak kapabilitas pengelola media LDII, baik di struktur wilayah provinsi maupun jaringan daerah.

Optimalisasi Infrastruktur Digital 38 DPD dan Mitigasi Risiko AI

Ketua Biro KIM DPW LDII Jawa Timur, Sofyan Gani Aldinata, memaparkan bahwa saat ini LDII telah memiliki basis infrastruktur kehumasan yang solid, didukung oleh keberadaan 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur. Setiap DPD telah beroperasi dengan kantor sekretariat aktif serta situs web resmi mandiri.

Guna mengoptimalkan diseminasi program dakwah dan pengabdian masyarakat, Biro KIM juga menggerakkan kelompok kerja LDII News Network (LINES) yang mayoritas dimotori oleh kalangan generasi muda.

“Kami berharap ke depan bisa bersinergi dengan pengurus PWI, terutama untuk bimbingan terkait kehumasan,” kata Sofyan.

Baca Juga  Adopsi Inovasi Mahasiswa KKN Bupati Yes Terapkan Gerakan Seribu Biopori

Sofyan menambahkan, LDII secara berkala menyelenggarakan pembinaan jurnalistik yang selama ini turut melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Menatap agenda tahun 2027, LDII berencana menggandeng PWI Jawa Timur secara langsung sebagai narasumber utama transfer pengetahuan jurnalistik profesional.

Urgensi peningkatan literasi ini dinilai kian mendesak di tengah penetrasi pesat teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), agar para pengelola media internal memiliki daya kritis tinggi dalam memvalidasi data sebelum dipublikasikan.

“Sekarang ini kita berada di era AI. Kalau generasi muda tidak dibekali kemampuan memilah informasi, mereka bisa dengan mudah bergantung pada AI tanpa memahami dan memverifikasi sumbernya. Karena itu, kami berharap ke depan dapat bersinergi dengan PWI untuk mendorong literasi informasi dan komunikasi yang lebih baik,” tuturnya.

PWI Dorong Diseminasi Informasi Edukatif hingga Tingkat Daerah

Menanggapi penjajakan kemitraan tersebut, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim menyambut positif potensi kolaborasi antarkedua lembaga. Lutfil menekankan bahwa peran PWI sebagai pilar penyampai informasi publik sangat sejalan dengan aktivitas sosial-keagamaan LDII yang mengakar langsung di tengah masyarakat.

“Yang penting, kami selalu berada dalam koridor kepentingan publik dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi ruang untuk saling mendukung dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat,” tegas Lutfil.

Lebih jauh, Lutfil mengarahkan agar komunikasi intensif ini tereskalasi hingga ke tingkat akar rumput. Jaringan pengurus perwakilan PWI di berbagai wilayah Jawa Timur dapat menjadi mitra diskusi operasional bagi divisi komunikasi DPD LDII di kabupaten dan kota.

“Harapan saya nanti teman-teman yang di daerah saling silaturahim juga. Yang penting bagaimana kemudian kolaborasi antara LDII, khusus divisi komunikasi, dengan warga di daerah itu memberikan pencerahan kepada publik,” imbuhnya.

Baca Juga  Pengamat Budaya Dorong Kajian Jejak Nusantara

Perluas Kolaborasi ke Aksi Sosial dan Isu Strategis

Penjajakan kerja sama ini tidak hanya terpaku pada ranah literasi media dan kehumasan. Kedua institusi turut mematangkan gagasan pelaksanaan program bakti sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, seperti agenda donor darah dan posko pemeriksaan kesehatan gratis.

Ke depan, DPW LDII Jatim dan PWI Jatim akan terus membuka saluran komunikasi intensif guna mengonstruksi bentuk teknis kegiatan bersama. Spektrum kerja sama ini dirancang menyentuh diskursus isu strategis nasional dan daerah, antara lain pelestarian lingkungan hidup, penguatan ketahanan pangan, sektor pendidikan, hingga transisi energi baru terbarukan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *