BeritaOlahraga

Emas Buka Jalan Olimpiade

×

Emas Buka Jalan Olimpiade

Sebarkan artikel ini
Sekeping emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 kemarin (30/1), membuka asa Nurisa Dian Ashrifah untuk tampil di Olimpiade. foto:dok/tim panahan Indonesia
Example 468x60

Aichi, Jatim Mandiri

Kesuksesan Nurisa Dian Ashrifah mengukir sejarah dengan meraih emas pertama Indonesia dari panahan di Asian Games langsung membuka jalan menuju ajang lebih besar. Kemarin (30/1), Perpani langsung memproyeksikan Nurisa menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid menyebut prestasi Nurisa sebagai sejarah baru bagi panahan Indonesia setelah melewati persaingan ketat. “Itu sejarah bagi panahan Indonesia. Nurisa tampil tenang, konsisten, dan mampu melewati lawan-lawan kuat hingga final,” ujar Arsjad.

Nurisa yang akrab disapa Hani berstatus unggulan kedelapan. Pada perempat final, dia menyingkirkan unggulan pertama asal India, Chikitha Taniparthi. Hani kemudian mengalahkan unggulan keempat Korea Selatan Yeonseo Kang pada semifinal. Di final, dia menundukkan pemanah Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor 139-137.

Arsjad menilai keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan atlet Indonesia bersaing di level tertinggi Asia. “Tugas kami berikutnya adalah menjaga konsistensi dan terus memperkuat pembinaan agar prestasi itu dapat berlanjut,” katanya.

Manajer Timnas Panahan Indonesia Aziz Armand menyebut kemenangan Hani mencerminkan kesiapan atlet dan kerja solid tim selama persiapan. “Nurisa menghadapi lawan-lawan unggulan sejak fase gugur dan tetap mampu menjaga fokus sampai final,” ujar Aziz.

Raihan tersebut menjadi emas pertama Indonesia dari panahan sepanjang sejarah Asian Games. Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia di cabang itu adalah medali perak pada Asian Games 1984, 1994, dan 2018.

Perpani kini menyiapkan komposisi atlet compound untuk kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Wakil Ketua Umum II Perpani Abdul Razak mengatakan federasi mencari atlet putra terbaik sebagai pasangan Hani pada nomor mixed team.

“Divisi compound pada Olimpiade yang akan datang sudah dilombakan. Jadi, kami mencari pasangan putranya, baru kami mixed team,” kata Abdul Razak. Menurut dia, emas individu Hani belum memberikan tiket Olimpiade karena nomor tersebut tidak dipertandingkan di Los Angeles.

Baca Juga  Albert Tetap Jungler Utama EVOS

“Kami akan memprioritaskan Hani karena sudah tidak lagi kami prioritaskan pada SEA Games, tetapi sudah diproyeksikan bagaimana tiket Olimpiade,” ujarnya. Perpani akan memperkuat latihan, kompetisi, dan pembinaan untuk membentuk pasangan compound campuran yang kompetitif menuju Los Angeles 2028. (ant/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) masih bertahan di Jalan Jagir Wonokromo,…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali masuk The Sustainability Yearbook 2026 dan mempertahankan status…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Hipotesis kehancuran Atlantis melalui gempa, tsunami, dan kenaikan muka laut mendorong kajian lintas disiplin yang mempertemukan…

Berita

Tiga Menko, Kapolri, Menlu hingga sejumlah kepala lembaga berganti posisi *   Jakarta, Jatim Mandiri Tampilkan Gambar PRESIDEN Prabowo Subianto…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar Paripurna III untuk mendengarkan jawaban pemerintah atas pandangan fraksi terhadap lima Raperda Non-APBD…