Jatim

KSOP Kalianget Koordinasikan Evakuasi Ratusan Kayu Gelondongan di Dungkek

Penulis: redaksiEditor: Eko Yudiono
×

KSOP Kalianget Koordinasikan Evakuasi Ratusan Kayu Gelondongan di Dungkek

Sebarkan artikel ini
KSOP Kalianget berkoordinasi dengan pemilik kapal dan Forkopimda untuk menangani serta mengevakuasi ratusan kayu gelondongan yang terdampar di pesisir Bicabbi, Dungkek, Sumenep.
Example 468x60

Sumenep, Jatimmandiri.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget mengoordinasikan penanganan ratusan kayu gelondongan yang terdampar di pesisir Desa Bicabbi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kayu-kayu tersebut ditemukan terdampar di kawasan pesisir Bicabbi sejak 19–20 September 2026. Material kayu itu diketahui berasal dari kapal tongkang yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Redeb dengan tujuan Pelabuhan Probolinggo.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Azwar Anas menjelaskan, kapal pengangkut kayu tersebut tidak memiliki tujuan ke Kalianget, melainkan menuju Probolinggo.

“Tujuannya ke Probolinggo, bukan ke Kalianget,” kata Azwar, Rabu (23/9/2026).

Setelah kejadian tersebut, KSOP Kalianget bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat untuk membahas langkah penanganan kayu gelondongan yang terdampar di pesisir Dungkek.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep meminta agar kayu-kayu tersebut segera dievakuasi. Menindaklanjuti permintaan itu, KSOP Kalianget berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk menentukan langkah penanganan di lapangan.

Sebagai langkah awal, kayu-kayu yang berada di pesisir diikat agar tidak kembali bergerak dan membahayakan nelayan maupun perahu yang berada di sekitar lokasi.

Pengikatan dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan kayu saat air laut pasang. Dengan demikian, kayu tidak hanyut atau bergerak bebas yang berpotensi menimbulkan dampak lebih luas.

“Langkah awal oleh kru kapal, termasuk petugas dari KSOP, kayu diikat agar tidak bergerak lagi dan tidak mengenai perahu yang ada di sekitarnya,” ujar Azwar.

Azwar mengatakan, pemilik kapal akan segera mendatangkan kapal tongkang lainnya untuk membantu proses evakuasi seluruh kayu gelondongan yang terdampar.

Selain kayu, KSOP Kalianget juga berharap penanganan segera dilakukan terhadap kapal yang mengalami kemiringan hingga menyebabkan sebagian muatannya terlepas dan kemudian terdampar di pesisir.

Baca Juga  Khofifah Kukuhkan Hasoloan Manalu sebagai Kepala BPKP Jatim, Fokus Perkuat Akuntabilitas Daerah

Terkait kerusakan atau kerugian yang muncul akibat kejadian tersebut, KSOP Kalianget meminta pemilik kapal segera berkomunikasi dengan masyarakat yang terdampak untuk mencari penyelesaian.

“Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait agar kayu gelondongan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya nelayan di sekitar pesisir Bicabbi,” tegas Azwar.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…