Jatim

Bakar Semangat Kafilah Jatim di MTQ Nasional XXXI Semarang, Khofifah Hadiri Pembukaan 2.242 Peserta

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Bakar Semangat Kafilah Jatim di MTQ Nasional XXXI Semarang, Khofifah Hadiri Pembukaan 2.242 Peserta

Sebarkan artikel ini
Kafilah Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan)
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung mendukung Kafilah Jatim pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang.
  • Menko PMK Prof. Pratikno membuka resmi perhelatan yang diikuti 2.242 peserta dari seluruh Indonesia hingga 19 September 2026.
  • Ajang ini memperlombakan delapan cabang dan 48 kategori musabaqah dengan mengusung tema harmoni menuju Indonesia Emas berkeadaban.

Semarang, Jatimmandiri.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang dihelat di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026) malam. Kehadiran pemimpin Jawa Timur tersebut menjadi suntikan moril nyata bagi Kafilah Jawa Timur yang siap berlaga di kancah nasional.

Saat prosesi defile pembukaan berlangsung, Khofifah menyaksikan langsung barisan rombongan Kafilah Jawa Timur melangkah memasuki arena utama. Dari panggung kehormatan, Gubernur Jatim melambaikan tangan menyapa penuh kehangatan para peserta dan ofisial Kafilah Jatim yang melintas di hadapannya.

Kehadiran langsung Khofifah menegaskan komitmen dan atensi tinggi Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap perjuangan putra-putri daerah yang berikhtiar mengharumkan nama provinsi di arena keagamaan paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Dibuka Menko PMK: Kuatkan Persatuan di Tengah Keberagaman

Perhelatan akbar MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Pratikno yang hadir mewakili Presiden Republik Indonesia. Tabuhan instrumen musik tradisional menandai bergulirnya kompetisi syiar Al-Qur’an berskala nasional ini.

Upacara pembukaan ini turut dihadiri jajaran menteri dan tokoh nasional, antara lain Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Ketua LPTQ Nasional Abu Rokhmad, serta jajaran pejabat dan kepala daerah dari seluruh penjuru Tanah Air.

Baca Juga  Hari Tani Nasional 2026: Produksi Padi Jatim Tembus 9,86 Juta Ton, Khofifah Pacu Kesejahteraan Petani

Dalam pidatonya, Prof. Pratikno menggarisbawahi bahwa panggung MTQ bukan semata kompetisi memperebutkan prestasi, melainkan simpul pengikat persaudaraan kebangsaan.

“MTQ memberikan arti yang sangat penting. Menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an, mengembangkan talenta keagamaan, mempertemukan pendidikan, seni, ilmu, tradisi, dan persaudaraan, serta mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang selalu siap mengabdi bagi bangsa,” tegas Pratikno.

Menko PMK juga menyerukan kepada segenap delegasi untuk menjadikan ajang dua tahunan ini sebagai jembatan silaturahmi nasional yang mempererat sikap saling menghormati dan memperteguh Persatuan Indonesia.

2.242 Peserta Bersaing dalam 48 Kategori Musabaqah

Mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”, ajang MTQ Nasional XXXI dijadwalkan bergulir hingga 19 September 2026. Kompetisi ini mempertemukan kafilah-kafilah terbaik yang telah melewati seleksi ketat di daerah masing-masing.

Data panitia mencatat, perhelatan ini melibatkan total 2.242 peserta yang terdiri dari 1.751 peserta inti serta 491 peserta cadangan. Seluruh kontingen akan unjuk kepiawaian dalam:

  • Delapan cabang musabaqah
  • 24 golongan lomba
  • 48 kategori musabaqah terukur

Bagi delegasi Kafilah Jawa Timur, tatap muka dan sapaan langsung Gubernur Khofifah di panggung utama Simpang Lima menjadi pelecut semangat bertanding. Dukungan tersebut diharapkan mampu menggerakkan para qari, qariah, hafiz, serta hafizah Jatim untuk tampil optimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan sukses membawa pulang prestasi terbaik bagi masyarakat Jawa Timur.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) masih bertahan di Jalan Jagir Wonokromo,…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar Paripurna III untuk mendengarkan jawaban pemerintah atas pandangan fraksi terhadap lima Raperda Non-APBD…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Polres Malang melibatkan Bhabinkamtibmas di tingkat desa untuk mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan petani dan pemantauan lahan…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Pemkot Malang masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab perubahan warna air Sungai Brantas di Mergosono,…