HeadlineOlahraga

Ben Shelton Tembus Final US Open 2026, Tantang Alexander Zverev

Penulis: RedaksiEditor: Eko Yudiono
×

Ben Shelton Tembus Final US Open 2026, Tantang Alexander Zverev

Sebarkan artikel ini
Ben Shelton melaju ke final US Open 2026 setelah mengalahkan Frances Tiafoe 4-6, 6-3, 6-3, 7-5 dan akan menghadapi Alexander Zverev.
Example 468x60

Jatimmandiri.id-Petenis Amerika Serikat Ben Shelton melangkah ke final US Open 2026 setelah mengalahkan rekan senegaranya, Frances Tiafoe, dalam duel semifinal sesama petenis Amerika.

Shelton memastikan kemenangan melalui pertarungan empat set dengan skor 4-6, 6-3, 6-3, 7-5 pada Jumat (11/9/2026). Hasil tersebut mengantarkan petenis unggulan kedelapan itu ke final Grand Slam pertamanya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di partai puncak, Shelton akan menghadapi unggulan pertama Alexander Zverev pada Minggu (13/9/2026). Pertandingan ini menjadi kesempatan besar bagi Shelton untuk mengakhiri penantian panjang Amerika Serikat terhadap gelar Grand Slam tunggal putra.

Amerika Serikat terakhir kali memiliki juara Grand Slam putra pada 2003. Saat itu, Andy Roddick menjuarai US Open.

Shelton Cetak Sejarah

Selain tiket final, Shelton juga mencatat sejarah penting. Petenis berusia 23 tahun asal Georgia tersebut menjadi petenis pria kulit hitam Amerika pertama yang mencapai final US Open sejak Arthur Ashe pada 1972.

Shelton juga menjadi petenis pria kulit hitam Amerika pertama yang mencapai final Grand Slam sejak MaliVai Washington di Wimbledon 1996.

Pencapaian tersebut semakin istimewa karena Shelton baru saja melewati pertandingan perempat final yang melelahkan. Ia menyingkirkan juara bertahan Carlos Alcaraz dalam laga yang berakhir pada Rabu pukul 03.33 waktu setempat. Pertandingan itu tercatat sebagai laga yang selesai paling larut dalam sejarah US Open.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat energi Shelton habis. Menghadapi Tiafoe, ia justru mampu meningkatkan permainan setelah kehilangan set pertama.

Tiafoe Unggul di Set Pertama

Tiafoe tampil lebih konsisten pada set pembuka. Ia hanya melakukan tiga kesalahan sendiri, sedangkan Shelton mencatat 14 unforced errors.

Kesalahan ganda Shelton pada kedudukan 4-4 memberi kesempatan bagi Tiafoe untuk mematahkan servis dan kemudian mengamankan set pertama.

Baca Juga  Rencana Perluasan Parkir Stasiun Kediri Ancam Bangunan Bersejarah

Situasi berubah setelah Shelton mulai meningkatkan kualitas servisnya. Petenis yang pernah menjuarai NCAA nomor tunggal pada 2022 bersama University of Florida itu kemudian mampu mengendalikan pertandingan.

Shelton mengakhiri laga dengan 20 ace. Performa servisnya menjadi salah satu kunci kebangkitan setelah tertinggal pada set pertama.

Sebaliknya, efektivitas servis kedua Tiafoe menurun drastis. Pada set pertama, ia mampu memenangkan sembilan dari 13 poin melalui servis kedua atau 69 persen. Namun, sepanjang sisa pertandingan, catatannya turun menjadi hanya 28 persen, yakni 11 dari 39 poin.

Final Pertama Shelton di Grand Slam

Bagi Shelton, kemenangan atas Tiafoe mengantarkannya ke final Grand Slam untuk pertama kalinya. Ia kini tinggal selangkah lagi untuk mencatat sejarah sebagai juara US Open sekaligus mengakhiri penantian panjang Amerika Serikat.

Tantangan berat menanti karena lawannya adalah Zverev. Petenis Jerman tersebut melaju ke final setelah mengalahkan Karen Khachanov dengan skor 6-3, 7-6 (7), 7-6 (6).

Zverev memiliki catatan dominan atas Shelton. Dalam lima pertemuan sebelumnya, Zverev selalu menang dan bahkan menyapu bersih 10 set terakhir yang mereka jalani.

Namun, pertemuan di final US Open 2026 akan menjadi duel pertama keduanya di ajang Grand Slam.

“Semoga saya bisa tidak membuat impian Amerika menjadi kenyataan pada Minggu,” ujar Zverev.

Shelton Ingin Ukir Sejarah Baru

Shelton juga berpeluang mencatat sejarah lain. Ia berusaha menjadi mantan pemain tenis perguruan tinggi pertama yang mampu menjuarai Grand Slam sejak John McEnroe di US Open 1984.

Sejak keberhasilan McEnroe tersebut, mantan pemain tenis perguruan tinggi telah mengalami 11 kekalahan beruntun di partai final Grand Slam.

Pertandingan semifinal Shelton dan Tiafoe sendiri berlangsung dalam atmosfer meriah. Sejumlah tokoh olahraga dan selebritas hadir menyaksikan duel tersebut, termasuk Serena Williams, Jalen Brunson, Trinity Rodman, Salma Hayek, Ben Stiller, dan Rami Malek.

Baca Juga  Korupsi Anggaran KBS Rp10,2 M: Eks Dirut CA Ditahan

Shelton kini menghadapi momen terbesar dalam kariernya. Jika mampu mengalahkan Zverev, ia tidak hanya akan meraih gelar Grand Slam pertama, tetapi juga membawa Amerika Serikat kembali memiliki juara tunggal putra US Open setelah lebih dari dua dekade.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sidoarjo, Jatim Mandiri Gelombang susulan keracunan massal yang diduga bersumber dari Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berlanjut di Kabupaten Sidoarjo….