BeritaJatim

Warga Serbu Pangan Murah

Penulis: YusronEditor: ibn
×

Warga Serbu Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan meninjau Gerakan Pangan Murah di Kios Kopi Siaga, Kota Probolinggo, Kamis (10/9). Yusron
Example 468x60

Probolinggo, Jatim Mandiri

Pemkot Probolinggo menyediakan bahan pangan terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga di Kios Kopi Siaga, Kota Probolinggo, Kamis (10/9). Warga memadati lokasi dan mengantre untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga sejak pukul 07.00 WIB.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Probolinggo itu dilaksanakan rutin setiap minggu. Komoditas yang disediakan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Beras SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp57.000 per sak. Minyakita ditawarkan Rp15.500 per liter, telur ayam Rp24.000 per kilogram, dan gula kemasan Rp17.000 per kilogram.

Gerakan itu juga menyediakan bawang merah, bawang putih, terong, cabai rawit, telur puyuh, serta aneka bumbu siap saji. Produk olahan masyarakat turut dipasarkan, seperti lemper, pempek, sempol, mi goreng, sinom, dan susu kedelai.

Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. “Ini gerakan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan serta dilakukan rutin setiap minggu untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan,” ujarnya.

Menurut Budiono, warga tetap antusias meskipun selisih harga beberapa komoditas dengan pasar tidak terlalu besar. “Antusias sekali warga. Meskipun pelaksanaannya sederhana dan selisihnya Rp500, mereka berduyun-duyun,” tuturnya.

Kepala DKPPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, beras, minyak goreng, gula, dan telur menjadi komoditas utama karena banyak dibutuhkan masyarakat. Selain membantu warga mendapatkan pangan terjangkau, kegiatan tersebut menjadi ruang pemasaran produk pertanian, perikanan, dan olahan lokal.

Warga Wiroborang, Ike Herawati, membeli dua sak beras dan dua liter Minyakita. Ia tidak mendapatkan gula karena persediaannya telah habis. “Alhamdulillah membantu sekali. Harganya di bawah pasar dan lumayan. Menurut saya, kegiatan ini harus ada karena sangat membantu masyarakat kelas bawah,” katanya. (yf/ibn)

Example 300250
Baca Juga  Khofifah Gelar Maulid Nabi & Haul ke-12 Suami di Jemursari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri DPRD dan Pemkot Surabaya membahas kekuatan fiskal RAPBD-P 2026 senilai Rp12,89 triliun melalui rapat paripurna di Gedung…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Geolog Danny Hilman Natawidjaja membandingkan bentang Sundaland dengan uraian Atlantis karya Plato dan memperkirakan kecocokannya sekitar…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri BRI Branch Office Surabaya Jemursari memperkuat layanan personal melalui kunjungan dan dialog dengan nasabah prioritas di Surabaya….

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Desa Randupitu menjadi satu-satunya desa di Kecamatan Gempol, Pasuruan yang menerima program pemutakhiran data Pajak Bumi dan…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya mengalami luka setelah melompat dari Lantai 6 Gedung A Fakultas Bio Industri Pertanian…