Intisari Berita:
- Pabrik rokok CV Karunia di Desa Kedungcangkring, Jabon, Sidoarjo, terbakar hebat pada Jumat malam (4/9/2026).
- Sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melokalisir amukan api hingga pukul 23.15 WIB.
- Polsek Jabon pastikan tidak ada korban jiwa, sementara taksiran kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.
Sidoarjo, Jatimmandiri.id — Peristiwa kebakaran melanda Dusun Kajar, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Bangunan pabrik rokok milik CV Karunia hangus dilahap si jago merah pada Jumat malam (4/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Insiden ini memicu kepanikan warga sekitar mengingat lokasi pabrik berdampingan langsung dengan kawasan permukiman penduduk padat.
Kobaran api yang membubung tinggi ke udara sempat membuat warga waswas api akan merembet ke hunian mereka. Merespons situasi kedaruratan tersebut, enam unit armada pemadam kebakaran (damkar) langsung dikerahkan ke tempat kejadian perkara guna memutus jalur rambatan api.
Banyak Material Kertas, 6 Armada Damkar Berjibaku Jinakkan Api
Upaya pemadaman di area pabrik menghadapi tantangan cukup berat. Di dalam bangunan terdapat tumpukan material yang mudah tersulut api, mulai dari kertas kemasan, bungkus rokok, hingga bahan baku produksi lainnya yang mempercepat laju pembakaran.
Kendati diadang asap tebal dan material yang mudah menyala, personel pemadam kebakaran bersama jajaran kepolisian berhasil mengendalikan pergerakan api menjelang tengah malam.
“Api sekitar pukul 23.15 WIB berhasil dilokalisir,” ungkap Kapolsek Jabon, AKP Nanang Mulyono, memberikan keterangan resmi di lokasi kejadian.
Setelah nyala api utama padam, petugas damkar melanjutkan langkah pembasahan dan pendinginan (cooling down) secara menyeluruh. Tindakan pendinginan ini penting guna memusnahkan bara api di lapisan terdalam tumpukan material yang berpotensi menyala kembali.
Nihil Korban Jiwa, Kerugian Finansial Tembus Ratusan Juta Rupiah
Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP guna mengidentifikasi penyebab pasti kemunculan api pertama kali di bangunan industri tersebut. Pemeriksaan sejumlah saksi serta penyisiran sisa material kebakaran tengah berjalan di bawah koordinasi jajaran reserse.
Kapolsek Jabon memastikan musibah amukan api ini tidak menelan korban luka maupun korban meninggal dunia.
“Tidak ada korban jiwa,” tegas AKP Nanang Mulyono.
Kendati tidak ada laporan korban jiwa, dampak kerusakan fisik pada struktur bangunan dan peralatan produksi diperkirakan memicu kerugian finansial yang signifikan. Estimasi kerugian materiil yang diderita pemilik usaha CV Karunia diproyeksikan mencapai ratusan juta rupiah.












