Nganjuk, Jatimmandiri.id – Akses air bersih yang selama ini menjadi barang mahal bagi warga pelosok Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, kini mulai terurai.
Melalui kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, dan para pengusaha daerah, program pembangunan sumur gali hadir sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan di wilayah tersebut.
Dari total target 20 titik sumur gali yang direncanakan, tahap pertama telah merampungkan 8 titik pembangunan yang kini langsung dapat dimanfaatkan oleh warga setempat.
Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M Taufan Yudha Bhakti, menyambut baik kolaborasi lintas sektor yang langsung menyasar kebutuhan mendasar masyarakat ini.
“Kehadiran kita bersama Pemkab dan para pengusaha adalah bukti bahwa kepedulian bersama mampu membawa solusi nyata bagi masyarakat. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan ketersediaannya harus bisa dirasakan hingga ke pelosok desa,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Nganjuk Tri Handy Cahyo Saputro menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan seluruh target program demi pemerataan akses air bersih.
“Alhamdulillah tahap pertama 8 titik sudah rampung dan langsung bermanfaat. Kami berkomitmen menyelesaikan sisa target agar semakin banyak warga yang terbantu. Kerja sama dengan Kodim dan rekan-rekan pengusaha menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pelayanan dasar kepada masyarakat,” tegasnya.
Hadirnya sumur gali ini disambut sukacita oleh warga Desa Tempuran yang selama ini harus menempuh jarak jauh demi mendapatkan air bersih.
“Inisiatif kolaboratif ini diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan hingga seluruh 20 titik terealisasi, sekaligus menjadi percontohan sinergi daerah dalam menyelesaikan permasalahan pelayanan dasar masyarakat,” tuntas Wabup.












