Probolinggo, Jatim Mandiri
Pemkot Probolinggo menggelar bakti sosial di RSUD Ar Rozy, Kota Probolinggo, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan itu menghadirkan khitanan massal, donor darah, percepatan penurunan stunting, serta pemberian bingkisan bagi ibu yang melahirkan di fasilitas kesehatan pemerintah.
Sekitar 50 anak mengikuti khitanan massal, sedangkan 50 orang berpartisipasi dalam donor darah. Gerakan Sigapro bersama ASN Peduli Stunting juga melibatkan 36 anak sebagai perwakilan.
Kepala Dinkes PPKB Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi mengatakan bakti sosial menjadi wujud kepedulian dan gotong royong yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Rangkaian kegiatan bakti sosial meliputi khitanan massal, donor darah, Gerakan Sigapro bersama ASN Peduli Stunting dalam mendukung Pekan GENTING Nasional,” jelasnya.
Menurut Intan, kegiatan tersebut juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap donor darah, kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta percepatan penurunan stunting.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan peringatan kemerdekaan harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kedaulatan, termasuk melalui perbaikan pelayanan publik dan pengelolaan fasilitas kesehatan.
“Kita masih jauh dari berdaulat. Berdaulat dalam segi apa pun, sehingga implementasi manajerial juga harus diperbaiki,” ujar Aminuddin. Ia mendorong agar peringatan kemerdekaan tidak semata diisi kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Semua hal harus menuju ke kedaulatannya masing-masing, sehingga Kota Probolinggo mampu memberikan sumbangsih pelayanan yang bagus di Kota Probolinggo,” tambahnya. Aminuddin turut meninjau donor darah, live cooking edukasi gizi, dan khitanan massal. Kegiatan melibatkan Dinkes PPKB, RSUD Ar Rozy, RSUD dr. Mohammad Saleh, Baznas, PMI, serta sejumlah perangkat daerah. (yf/ibn)












