Jatim

Bupati Kediri Ajak Doakan Korban Bencana NTT

×

Bupati Kediri Ajak Doakan Korban Bencana NTT

Sebarkan artikel ini
Di tengah agenda pemerintahan, Mas Dhito mengajak anggota legislatif dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri untuk sejenak mendoakan para korban bencana.
Example 468x60

Kediri, Jatimmandiri.id – Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Di tengah agenda pemerintahan, Mas Dhito mengajak anggota legislatif dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri untuk sejenak mendoakan para korban bencana.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ajakan tersebut disampaikan Mas Dhito sebelum membacakan sambutan dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Kediri di Ruang Tegowangi, Rabu (19/8/2026).

Mas Dhito menyampaikan duka dan empati mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatra, serta sejumlah daerah lainnya.

“Mari sejenak kita berdoa bersama kepada seluruh saudara-saudara kita yang ada di NTT, Sumatra dan daerah lainnya yang mengalami bencana,” ajak Mas Dhito.

Ia menyoroti kondisi di NTT yang masih menghadapi aktivitas gempa susulan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7.

Bahkan, aktivitas gempa susulan masih dirasakan saat masyarakat melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.

“Kemarin saat kita upacara ternyata masih ada gempa susulan,” ungkapnya.

Tidak sekadar mengajak, Mas Dhito kemudian memimpin langsung doa bersama.

Dengan khidmat, seluruh peserta sidang mengikuti doa untuk warga yang terdampak bencana, termasuk mereka yang kehilangan anggota keluarga maupun tempat tinggal akibat musibah tersebut.

“Saya memandu secara agama Islam, kita doakan bersama semoga yang berpulang dalam keadaan husnul khatimah dan keluarganya dikuatkan,” tuturnya.

Doa bersama yang dilakukan secara spontan tersebut menjadi momen refleksi di tengah agenda sidang.

Para peserta yang hadir turut memanjatkan doa agar masyarakat terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan, serta segera mendapatkan pemulihan.

Usai doa bersama, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda penyampaian pendapat Bupati Kediri terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan DPRD Kabupaten Kediri.

Baca Juga  Program Home Care di Sumberbaru Tuai Apresiasi, Pasien Stroke dan Parkinson Dilayani di Rumah

Yakni, Raperda tentang Kesejahteraan Sosial serta Raperda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

“Dua Raperda itu usulan DPRD Kabupaten Kediri dan saya rasa relevan dengan kondisi sekarang,” kata Mas Dhito.

Selain itu, disampaikan pula penjelasan Bupati terhadap tiga Raperda, masing-masing mengenai Pengelolaan Barang Milik Daerah, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, serta Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Namun, di balik agenda formal tersebut, pesan kemanusiaan yang disampaikan Mas Dhito menjadi perhatian tersendiri.

Musibah di berbagai daerah menjadi pengingat bahwa kepedulian dan solidaritas tidak mengenal batas wilayah, terlebih ketika saudara sebangsa tengah menghadapi bencana.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Jember, Jatimmandiri.id –  Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas layanan kesehatan gratis melalui program Homecare. Kali ini, layanan tersebut menyasar warga…