Edu-Life & Sport

SMK Go Global Buka Pendaftaran, 40.000 Pekerja Disiapkan ke Mancanegara

×

SMK Go Global Buka Pendaftaran, 40.000 Pekerja Disiapkan ke Mancanegara

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Peluang lulusan sekolah kejuruan untuk menembus pasar kerja internasional semakin terbuka. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) akan membuka pendaftaran program SMK Go Global mulai 12 Agustus 2026 dengan sasaran 40.000 pekerja untuk ditempatkan di berbagai negara.

Program tersebut dirancang untuk membekali warga Indonesia yang telah memiliki keterampilan teknis dengan kemampuan tambahan yang sesuai kebutuhan pasar kerja global. Pelatihan mencakup sejumlah bidang, antara lain perawatan, keperawatan, manufaktur, konstruksi, pengelasan, perhotelan, transportasi, dan pertanian.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan informasi pendaftaran mulai disosialisasikan melalui pusat layanan perlindungan pekerja migran di 23 provinsi.

“Pendaftaran akan dimulai pada 12 Agustus, dan informasinya saat ini sedang disebarluaskan oleh pusat layanan kami (Pusat Layanan Perlindungan Pekerja Migran/KP3MI) di 23 provinsi,” kata Mukhtarudin seperti dikutip Antara, Minggu (9/8/2026).

Menyesuaikan Pesanan Tenaga Kerja

Berbeda dari pelatihan yang dimulai dari dasar, SMK Go Global pada paruh kedua 2026 diarahkan sebagai program peningkatan keterampilan secara cepat. Peserta akan mendapatkan pelatihan bahasa, kemampuan teknis, hingga sertifikasi profesional.

Pemerintah telah memetakan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan permintaan dari negara tujuan. Sejumlah negara yang menjadi sasaran penempatan meliputi Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Turki, Polandia, dan Maladewa. Penempatan juga dapat diperluas ke negara Eropa lainnya sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja.

Mukhtarudin mengatakan peluang kerja di sejumlah negara tersebut telah diamankan pemerintah. Kompetensi yang diberikan kepada peserta pun disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing negara.

“Kami sedangmemprofilkan negara-negara tujuan berdasarkan pesanan pekerjaan yang telah diverifikasi oleh perwakilan kami di luar negeri. Permintaan sudah ada. Berdasarkan permintaan yang telah diverifikasi ini, kami menentukan kompetensi yang dibutuhkan dan menyesuaikan pelatihan kami sesuai dengan itu,” jelasnya.

Baca Juga  Rekor MURI Terpecahkan, Kolaborasi Kejati dan PBSI Jatim Sukses Gelar Kejuaraan Bulu Tangkis Terbesar di Indonesia

Karena program ditujukan untuk menghasilkan tenaga kerja dalam waktu relatif cepat, peserta yang mendaftar tahun ini tidak harus memulai pelatihan dari nol. Mereka diwajibkan sudah memiliki sedikitnya satu keterampilan khusus yang dibutuhkan negara tujuan.

“Karena ini adalah program yang memberikan hasil cepat, kami memulai dengan peningkatan keterampilan. Oleh karena itu, kami tidak memulai dari nol,” kata Mukhtarudin.

Dengan pola tersebut, SMK Go Global tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga memastikan keterampilan peserta memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan lowongan kerja di luar negeri.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *