BeritaDalam NegeriJatim

2.056 Wisatawan Minta Refund Tiket Bromo

Editor: ibn
×

2.056 Wisatawan Minta Refund Tiket Bromo

Sebarkan artikel ini
Kondisi padang rumput di wilayah Watu Gede kawasan Gunung Bromo, seusai terdampak kebakaran. ANTARA
Example 468x60

Malang, Jatim Mandiri

Sebanyak 2.056 wisatawan mengajukan pengembalian biaya tiket (refund) kunjungan Gunung Bromo seiring penutupan seluruh akses wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akibat karhutla. Refund tiket itu terdiri dari 1.944 wisatawan nusantara, dan 112 wisatawan mancanegara selama periode Minggu (9/8) hingga Rabu (12/8).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengatakan selain refund, sebanyak 32 wisatawan nusantara mengajukan penjadwalan ulang atau reschedule kunjungan. “Jumlah wisatawan yang sudah melakukan refund untuk wisatawan Warga Negara Indonesia atau WNI 1.944 orang dan 112 warga negara asing,” kata Endrip, sebagaimana dikutip Antara,Rabu (12/8).

Secara keseluruhan, ada 3.062 wisatawan yang sebelumnya dijadwalkan mengunjungi kawasan Gunung Bromo pada 9-15 Agustus. Jumlah itu terdiri atas 2.671 wisatawan nusantara dan 391 wisatawan mancanegara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 974 wisatawan belum mengajukan pengembalian biaya tiket. Mereka terdiri atas 695 wisatawan nusantara dan 279 wisatawan mancanegara. “Kalau wisatawan nusantaranya yang belum mengajukan untuk refund 695 orang, sedangkan wisatawan mancanegara 279 orang,” ujar Endrip.

Balai Besar TNBTS menyediakan mekanisme refund maupun reschedule melalui formulir yang tersedia pada laman https://bit.ly/form-refund-reschedule-karhutla-bromo atau scan barcode.

Penutupan total seluruh pintu masuk kawasan Gunung Bromo diberlakukan sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB.

Akses yang ditutup meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Penutupan dilakukan setelah kebakaran meluas hingga menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dari arah Bukit Jantur dan membakar kawasan savana. Balai Besar TNBTS menyatakan penutupan merupakan tindak lanjut kondisi lapangan untuk mendukung efektivitas pemadaman serta mempertimbangkan keamanan dan keselamatan pengunjung. Kebijakan tersebut diberlakukan selama proses penanganan karhutla berlangsung dan kondisi kawasan masih memerlukan pengamanan. (ibn)

Example 300250
Baca Juga  Gubernur Jatim Terjunkan Tim Trauma Healing Gempa Flores

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…