Nganjuk, Jatimmandiri.id – Guna memperkuat akurasi dan profesionalisme jajaran personelnya dalam pengungkapan kasus hukum, Polres Nganjuk menggelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jatim di Aula Polres Nganjuk, Selasa (11/8/2026).
Agenda strategis ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 ini dihadiri langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), hingga para Kapolsek di jajaran Polres Nganjuk.
Hadir sebagai narasumber, Tim Bidlabfor Polda Jatim membekali para peserta dengan serangkaian materi teknis, mulai dari penguatan Scientific Crime Investigation (SCI), identifikasi dokumen dan uang palsu, forensik narkoba, fisika dan komputer forensik, balistik dan metalurgi, hingga kimia dan biologi forensik.
Kapolres Suria menegaskan bahwa pemahaman mendalam mengenai ilmu forensik merupakan instrumen krusial bagi penyidik untuk mengungkap sebuah tindak pidana secara ilmiah.
“Kemampuan personel harus terus ditingkatkan, tidak hanya dalam satu bidang, tetapi juga kemampuan multitasking yang mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum maupun operasional. Pemahaman terhadap ilmu forensik sangat penting karena dapat membantu penyidik mengungkap suatu perkara berdasarkan bukti-bukti ilmiah,” ujar Suria, Rabu (12/8/2026).
Lebih lanjut, Suria menyampaikan bahwa penerapan Scientific Crime Investigation menjadi komitmen nyata Polri dalam menghadirkan proses penyidikan yang transparan, objektif, serta dapat dipertanggungjawabkan di mata hukum.
“Melalui coaching clinic ini, saya berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dan pengalaman yang diberikan oleh Bidlabfor Polda Jatim, kemudian menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, kualitas pelayanan dan penegakan hukum di Polres Nganjuk semakin baik,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kabidlabfor Polda Jatim Kombespol Marjoko, bersama tim memberikan pembekalan materi serta simulasi teknis secara komprehensif.
Untuk mengukur efektivitas pelatihan, para peserta juga diuji melalui skema pre-test dan post-test.
Dari hasil evaluasi tersebut, tiga personel berhasil meraih predikat terbaik. Yakni, Bripda Redi Okta, Brigpol Efendi Bagus, dan AKP Hafid Dian Maulidi. Ketiganya secara khusus dianugerahi sertifikat penghargaan langsung dari Bidlabfor Polda Jatim.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Inisiatif ini diharapkan kian memperkokoh kapasitas personel Polres Nganjuk dalam mewujudkan penegakan hukum yang presisi, profesional, dan berbasis bukti sains modern.












