Surabaya, Jatimmandiri.id – Puluhan advokat muda yang tergabung dalam Young Lawyers Committee (YLC) DPC Peradi Surabaya sejenak meninggalkan kesibukan ruang sidang dan tumpukan berkas perkara.
Mereka membaur dalam kehangatan kegiatan YLC Solidarity Camp 2026 Batch 1 yang sukses digelar di kawasan wisata pegunungan Coban Talun, Kota Batu, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan di alam terbuka ini dirancang sebagai ruang jeda sekaligus ajang strategis untuk mempererat komunikasi, membangun kepercayaan, dan menumbuhkan solidaritas antarsesama rekan seprofesi tanpa sekat formalitas pekerjaan.
Advokat asal Surabaya sekaligus Founder RAS Law Firm, Rama Dhanikusuma SH MH, yang juga ditunjuk sebagai panitia, menyebut agenda ini merupakan pijakan penting bagi arah regenerasi advokat di Tanah Air.
Menurutnya, tantangan dunia hukum yang semakin dinamis memerlukan wadah pembinaan karakter dan kebersamaan sejak dini.
“Harapan besar kami dengan adanya Solidarity Camp ini adalah para lawyer muda bisa semakin kompak, solid, dan siap menjadi penerus tangguh dari pengacara-pengacara muda Indonesia yang berintegritas,” tutur Rama dihubungi, Senin (10/8/2026).
Rama menambahkan bahwa dinamika kompetisi di dunia advokat hendaknya tidak mengikis etika serta rasa persaudaraan sesama penegak hukum.
Menurutnya, ruang sidang boleh jadi sebagai tempat untuk menguji argumentasi hukum secara profesional, tetapi di luar itu, ia mengajak untuk berada dalam satu payung profesi yang sama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun fondasi di mana advokat muda saling menopang, berbagi wawasan, serta memelihara semangat keadilan bersama,” imbuh lawyer muda yang dipercaya sebagai penasihat hukum Jatim Mandiri ini.
Senada dengan hal itu, Ketua Pelaksana YLC Solidarity Camp 2026 Batch 1, Najwa Septianingsih Manan SH MH CLA, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga diisi oleh pengurus YLC Pengurus Pusat Jakarta sebagai pemateri guna memperkuat kapasitas organisasi dan kepemimpinan para peserta.
“Kami ingin menumbuhkan budaya organisasi yang mengedepankan kolaborasi. Harapannya, hubungan yang terjalin tidak hanya mempermudah koordinasi profesional, tetapi juga melahirkan rasa saling mendukung dalam melakoni perjalanan karier ke depan,” ungkap Najwa.
Suasana informal di tengah sejuknya udara Coban Talun sukses meleburkan kekakuan antarpeserta.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk membawa semangat kolaborasi tersebut ke dalam aktivitas profesi sehari-hari.
“Masuk sebagai rekan, pulang sebagai keluarga,” tutup Najwa.












