Edu-Life & Sport

Inovasi Mahasiswa UWIKA Ciptakan Kunci Lab Berbasis Wajah

×

Inovasi Mahasiswa UWIKA Ciptakan Kunci Lab Berbasis Wajah

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya, Muhammad Syarifuddin (tengah), menciptakan inovasi sistem keamanan akses laboratorium
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Sistem kunci laboratorium yang selama ini mengandalkan mekanisme manual mulai ditantang teknologi autentikasi berlapis. Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya, Muhammad Syarifuddin, mengembangkan prototipe keamanan laboratorium berbasis Arduino yang menggabungkan RFID, NFC, dan pengenalan wajah.

Inovasi tersebut lahir melalui tugas akhir berjudul Rancang Bangun Prototipe Sistem Keamanan Akses Laboratorium dengan Multi Proteksi Berbasis Arduino. Dalam pengembangannya, Syarifuddin dibimbing Dwi Taufik Hidayat, S.Kom., M.Kom. dan Mahesa Sangga Bhuana, S.T., M.T.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Berbeda dengan kunci konvensional yang berisiko hilang, diduplikasi, atau disalahgunakan, sistem tersebut menerapkan autentikasi bertahap. Pengguna harus melewati verifikasi kartu RFID atau perangkat NFC, kemudian dilanjutkan dengan pencocokan wajah sebelum pintu laboratorium terbuka.

“Kami ingin menghadirkan sistem keamanan yang lebih aman dibandingkan penggunaan kunci manual. Pengguna harus lolos verifikasi RFID atau NFC sekaligus pengenalan wajah sebelum pintu dapat dibuka sehingga risiko penyalahgunaan akses dapat diminimalkan,” ujar Syarifuddin kepada Jatim Mandiri, Senin (10/8/2026).

Akurasi Pengujian Capai 100 Persen

Sistem menggunakan Arduino UNO sebagai pusat kendali. Modul PN532 berfungsi membaca kartu RFID maupun perangkat NFC, sedangkan ESP32-CAM menangani proses pengenalan wajah sebelum memberikan perintah kepada magnetic door lock.

Hasil pengujian eksperimental menunjukkan seluruh kartu RFID dan perangkat NFC yang telah terdaftar berhasil diverifikasi dengan tingkat kelolosan 100 persen. Face Recognition juga mencatat keberhasilan 100 persen dalam mengenali pengguna pada jarak 15 hingga 50 sentimeter.

Mekanisme autentikasi dilakukan secara berurutan. Setelah kartu atau smartphone terverifikasi melalui PN532, ESP32-CAM mencocokkan wajah pengguna dengan data yang tersimpan sebelum akses diberikan.

Ponsel Jadi Kartu Akses

Salah satu temuan menarik dalam penelitian tersebut adalah penggunaan smartphone REALME sebagai media autentikasi. Melalui fitur Access Card, ponsel dapat dibaca sistem seperti kartu RFID fisik tanpa perubahan pada algoritma yang telah dirancang.

Baca Juga  Mimpi Itu Masih Bernafas

“Penggunaan smartphone sebagai media autentikasi menjadi salah satu nilai tambah penelitian ini. Selama pengujian, smartphone REALME dapat dikenali sistem secara konsisten sehingga berfungsi sebagai alternatif kartu akses laboratorium,” jelas Syarifuddin.

Dosen pembimbing Dwi Taufik Hidayat menilai inovasi tersebut memiliki peluang diterapkan di lingkungan kampus karena menjawab kebutuhan keamanan secara langsung.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan solusi yang aplikatif terhadap kebutuhan nyata. Penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi mikrokontroler dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sistem keamanan laboratorium,” ungkapnya.

Sementara Mahesa Sangga Bhuana melihat prototipe tersebut masih dapat dikembangkan lebih jauh melalui teknologi Internet of Things (IoT), pencatatan riwayat akses secara real-time, serta peningkatan sistem autentikasi.

“Ke depan, sistem ini masih memiliki peluang untuk dikembangkan melalui integrasi Internet of Things (IoT), pencatatan riwayat akses secara real-time, hingga peningkatan keamanan autentikasi sehingga implementasinya menjadi lebih optimal,” tuturnya.

Inovasi tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi institusi pendidikan yang ingin meninggalkan sistem penguncian manual dan beralih menuju keamanan laboratorium yang lebih modern, efisien, serta terintegrasi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu-Life & Sport

Mojokerto, Jatimmandiri.id –  Pimpinan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya meninjau pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Bejijong, Kecamatan…