Jatim

Pemprov Jatim Beri Tali Asih untuk 76 Perintis Kemerdekaan

×

Pemprov Jatim Beri Tali Asih untuk 76 Perintis Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Pemprov jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa di Gedung Negara Grahadi
Example 468x60
Intisari Berita:
  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa di Gedung Negara Grahadi untuk menyalurkan bantuan kepada 76 penerima dari keluarga pahlawan dan perintis kemerdekaan.
  • Program tahunan peringatan HUT ke-81 RI ini menyalurkan sembako, suvenir, dan tali asih ke 22 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
  • Penyaluran melibatkan relawan muda, pelajar, hingga mahasiswa guna menanamkan nilai patriotisme dan kesetiakawanan sosial.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi memberangkatkan Tim Bakti Negeri Anak Bangsa di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (7/8/2026).

Tim relawan gabungan ini diterjunkan untuk menyalurkan bantuan serta tali asih kepada keluarga Pahlawan Nasional, Perintis Kemerdekaan, dan Janda Perintis Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Program tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut hadir sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi tinggi atas pengorbanan para pejuang bangsa.

Sebanyak 76 penerima manfaat yang tersebar di 22 kabupaten/kota se-Jawa Timur akan menerima paket bantuan berupa suvenir, sembako, dan tali asih yang diantarkan langsung (door to door) oleh para relawan.

Libatkan Generasi Muda dan Relawan Sosial

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini melibatkan keterlibatan aktif elemen generasi muda di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Tim terdiri dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna, SDM Program Keluarga Harapan (PKH), pelajar Sekolah Rakyat dan sekolah umum, hingga mahasiswa.

Rincian sasaran penerima bantuan tahun ini meliputi:
  • 2 Perintis Kemerdekaan
  • 68 Janda Perintis Kemerdekaan
  • 6 Ahli Waris Keluarga Pahlawan Nasional

Enam ahli waris pahlawan nasional tersebut mencakup keluarga besar dari Bung Tomo (Sutomo), Sukarni Kartodiwirjo, KH Abdul Wahab Chasbullah, KHR As’ad Syamsul Arifin, M. Tabrani, serta KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Baca Juga  Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Bangun Infrastruktur Nasional

Pesan Kebangsaan dan Ketertiban di Jalan

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa estafet perjuangan para pahlawan tidak boleh terhenti, melainkan harus dilanjutkan oleh generasi penerus melalui kerja nyata dan pengabdian.

“Perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti ketika mereka wafat, tetapi harus diteruskan oleh generasi penerus melalui karya dan pengabdian untuk membangun Jawa Timur serta Indonesia yang lebih baik,” ujar Khofifah.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Jawa Timur untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak di pemukiman masing-masing demi memperkuat rasa nasionalisme.

Khusus kepada para petugas dan relawan di lapangan, Gubernur menitipkan pesan agar senantiasa menjaga keselamatan berkendara.

“Saya berpesan kepada Saudara TKSK, TAGANA, Karang Taruna, pelajar Sekolah Rakyat dan sekolah umum serta mahasiswa agar selalu menjaga keselamatan dan tertib berlalu lintas selama di perjalanan,” pesan Khofifah seraya menyampaiakan salam hormat bagi keluarga pahlawan.

Menanamkan Nilai Patriotisme Sejak Dini

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa program Bakti Negeri Anak Bangsa dirancang bukan sekadar aksi sosial, melainkan wahana edukasi karakter bagi generasi muda.

“Kegiatan Bakti Negeri Anak Bangsa merupakan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai wujud penghormatan dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Perintis Kemerdekaan, Janda Perintis Kemerdekaan, serta ahli waris keluarga Pahlawan Nasional,” pungkas Restu.

Melalui interaksi langsung antara relawan muda dan keluarga pahlawan, diharapkan nilai-nilai kepahlawanan, keberanian, dan kesetiakawanan sosial dapat terus terpatri kuat pada sanubari para pemuda Jawa Timur.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *