Kediri, Jatimmandiri.id – Program terapi gratis untuk berbagai keluhan medis dan nonmedis yang digelar Polsek Kediri Kota kembali mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Puluhan warga dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, hingga daerah lainnya memadati lokasi terapi pada Kamis (6/8/2026).
Layanan terapi yang dipandu Aiptu Ony Kristiyan itu terus menjadi magnet bagi masyarakat.
Bukan semata karena tidak dipungut biaya, tetapi karena banyak peserta mengaku telah merasakan langsung manfaat setelah mengikuti terapi.
Beragam keluhan yang ditangani, mulai dari nyeri otot, kekakuan sendi, gangguan tidur, hingga berbagai keluhan fisik lainnya.
Sejumlah peserta mengaku kondisi mereka berangsur membaik setelah menjalani terapi.
Salah satu peserta, Siti Munawaroh, warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mengaku mengalami perubahan positif setelah mengikuti terapi tersebut.
“Alhamdulillah ada perubahan. Kaki yang sebelumnya terasa berat sekarang lebih ringan, tangan yang tadinya kaku mulai lemas, dan saya sudah bisa tidur lebih nyenyak. Saya sudah berobat dan terapi ke berbagai tempat, tetapi belum ada hasil. Saya cocok dengan metode terapi di sini. Bukan karena gratis, tetapi karena hasilnya benar-benar saya rasakan,” ungkapnya.
Testimoni serupa disampaikan Hariono, warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.
Meski baru sekali mengikuti terapi, ia mengaku telah merasakan perubahan pada keluhan yang selama ini dialaminya.
“Hasilnya terasa lebih baik dari sebelumnya. Saya sudah berobat ke mana-mana, termasuk pengobatan medis, tetapi belum ada hasil yang memuaskan. Baru sekali terapi di sini sudah terasa manfaatnya. Betis yang kaku, pinggul, bokong, dan pinggang yang sering sakit mulai berkurang sedikit demi sedikit. Saya ingin melanjutkan terapi di sini dan berharap bisa sembuh,” tuturnya.
Pengakuan keduanya mewakili banyak peserta lain yang hadir. Sebagian besar mengaku telah mencoba berbagai metode pengobatan, namun baru merasakan perubahan setelah mengikuti terapi di Polsek Kediri Kota.
Hal tersebut membuat mereka rela datang kembali untuk menjalani terapi lanjutan.
Sementara itu, Aiptu Ony Kristiyan menegaskan bahwa program terapi gratis merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Melalui pelayanan yang humanis, Polsek Kediri Kota ingin menghadirkan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Program ini pun terus mendapat respons positif. Meningkatnya antusiasme warga dari berbagai daerah menunjukkan bahwa daya tarik utama layanan terapi tersebut bukan hanya karena gratis, tetapi juga karena manfaat yang diakui dan dirasakan langsung oleh para pesertanya.












