ꦧꦸꦢꦪ

Ngaji Cangkruk Gresik Satukan Dakwah, Budaya, dan Aksi Sosial

×

Ngaji Cangkruk Gresik Satukan Dakwah, Budaya, dan Aksi Sosial

Sebarkan artikel ini
Suasana ngaji cangkruk warga Gresik yang disambut hangat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.
Example 468x60

Gresik, Jatimmandiri.id – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dalam rangkaian Pengajian Akbar dan Silaturahmi Jamaah Ngaji Cangkruk “Sinau Bareng” yang digelar selama dua hari, 4–5 Agustus 2026. Tak sekadar menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menghadirkan aksi sosial dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Diselenggarakan oleh Yayasan Wong Bodho bersama PASSER Wong Bodho DPD Kabupaten Gresik, acara tersebut mengusung konsep dakwah yang inklusif, membumi, dan dekat dengan berbagai kalangan, sekaligus menanamkan nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pengasuh Yayasan Wong Bodho, Gus Muhammad Sukhoiri, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan melalui berbagai aktivitas keagamaan dan sosial.

“Melalui kegiatan ini kami berharap semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dakwah harus mampu merangkul semua kalangan, memperkuat persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, serta menjaga budaya kebersamaan yang menjadi jati diri bangsa,” ujar Gus Muhammad Sukhoiri.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa (4/8) dengan tahlil bersama, silaturahmi antarkomunitas, persiapan acara, hingga hiburan musik reggae yang dikemas sebagai media mempererat persaudaraan tanpa meninggalkan nilai-nilai kesantunan.

Memasuki hari kedua, Rabu (5/8), panitia menggelar khitan massal sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat, hiburan religi, dan Ngaji Cangkruk “Sinau Bareng” yang menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Ishoma Debu Jalanan, Den Basito, Gus Sabrang, Gus Eeng, dan Gus Gendeng.

Dalam tausiyahnya, para tokoh menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menekankan pentingnya persatuan, toleransi, akhlak mulia, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua PASSER Wong Bodho DPD Kabupaten Gresik, Sugito, S.H., juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca Juga  Gunung Kawi: Menanti Keberuntungan Jatuh dari Langit, Seni Bersabar dan Akulturasi di Pesarean Eyang Djoega

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan, donatur, sponsor, dan masyarakat yang telah bergotong royong sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Sugito.

Keberhasilan penyelenggaraan acara juga didukung berbagai elemen, termasuk JatimMandiri.id, para relawan, donatur, serta masyarakat yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Dengan tingginya antusiasme jamaah, Pengajian Akbar dan Silaturahmi Jamaah Ngaji Cangkruk “Sinau Bareng” diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus memperkuat syiar Islam yang damai, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Benarkah Atlantis berbentuk kota melingkar seperti yang ditulis filsuf Yunani Plato? Pertanyaan itu kembali mengemuka ketika…