Intisari Berita:
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Surabaya di Bulak guna memastikan realisasi APBN mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Sekolah berasrama di atas lahan 6,6 hektare bernilai kontrak Rp3,52 triliun ini telah merealisasikan anggaran fisik sebesar Rp3,21 triliun dari total pagu Rp3,82 triliun.
Sebanyak 270 peserta didik dari keluarga kurang mampu penerima PKH menempuh pendidikan gratis SD–SMA dengan didampingi 131 tenaga pendidik dan wali asuh.
Surabaya, Jatimmandiri.id — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan kunjungan kerja langsung ke Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Surabaya yang berlokasi di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Sabtu (1/8/2026).
Kunjungan tersebut di gelar untuk meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana fisik. Sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar (KBM) yang telah berjalan sejak 30 Juli 2026 berlangsung aman dan berstandar tinggi.
Dalam peninjauan tersebut, Menkeu Purbaya menyusuri alur aktivitas harian para siswa. Mulai dari kondisi asrama, sirkulasi udara, kualitas furnitur, hingga kesiapan ruang kelas. Peninjauan ini di lakukan guna memastikan dana negara betul-betul dikelola secara akuntabel untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Saya diperintah Presiden Prabowo Subianto menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang sukses. Ini program prioritas untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia,” ujar Purbaya saat berdialog hangat bersama para siswa.
Realisasi Anggaran Fisik Tembus Rp3,21 Triliun
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya di bangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan konsep pendidikan terpadu. Yang menggabungkan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan berasrama.
Proyek pembangunan kompleks pendidikan strategis ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp3,52 triliun dengan total pagu anggaran mencapai Rp3,82 triliun. Hingga awal Agustus 2026, realisasi pembiayaan fisik dari APBN telah menyentuh Rp3,21 triliun.
Rincian operasional SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya:
-
Kapasitas Peserta Didik: Menampung 270 siswa pada tahun ajaran 2026/2027 (30 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA, termasuk 98 siswa kelas XI).
-
Sistem Seleksi Tepat Sasaran: Seluruh peserta didik di saring ketat melalui Data Terpadu Program Keluarga Harapan (PKH) dari keluarga kurang mampu.
-
Pendampingan Komprehensif: Di dukung oleh 131 tenaga pendidik dan operasional (41 guru, 37 wali asuh, 10 wali asrama, serta 43 tenaga pendukung).
Memutus Rantai Kemiskinan Antar-Generasi
Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi wujud konkret keberpihakan pemerintah dalam memberikan akses pendidikan gratis, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui konsep asrama terpadu, anak-anak dari keluarga tidak mampu tidak hanya mendapatkan ilmu akademis. Tetapi juga pembentukan karakter, kecukupan gizi, serta lingkungan tumbuh kembang yang kondusif.
Pembiayaan pendidikan berbasis APBN ini di posisikan sebagai investasi jangka panjang. Untuk memutus rantai kemiskinan antar-generasi (intergenerational poverty) demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.












