Jember, Jatimmandiri.id – Kontingen Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Politeknik XV 2026.
Dalam kompetisi nasional yang digelar di Politeknik Negeri Medan, Polije berhasil mempertahankan posisi runner-up pada klasemen akhir dengan total 36 medali.
Berdasarkan pembaruan klasemen hingga Jumat (31/7/2026) pukul 22.00 WIB, Polije mengoleksi 12 medali emas, 12 medali perak, dan 12 medali perunggu. Raihan tersebut sekaligus menegaskan konsistensi penampilan kontingen asal Jember sepanjang penyelenggaraan Porseni Politeknik XV yang berlangsung pada 24–31 Juli 2026.
Tambahan Dua Perak Kunci Posisi Runner-up
Posisi kedua yang diraih Polije semakin kokoh setelah memperoleh tambahan dua medali perak pada hari terakhir pertandingan.
Dua medali tersebut dipersembahkan dari cabang olahraga panahan. Naela Ramadhan Karisma Ruvi meraih medali perak pada nomor Aduan Divisi Nasional Putri, sedangkan Reinhard Maulana Taufiq Ramadhan menyumbangkan medali perak dari nomor Aduan Divisi Recurve Putra.
Tambahan dua medali itu menjadi penutup manis bagi perjuangan kontingen Polije sekaligus memastikan mereka tetap berada di posisi kedua hingga penutupan kejuaraan.
Naela Sumbang Emas dan Perak
Pelatih panahan Polije, Tri Mega, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang tampil maksimal sepanjang kompetisi.
Ia menyampaikan rasa syukur atas tambahan dua medali perak yang diraih atlet panahan pada hari terakhir pertandingan.
Selain meraih perak di nomor Aduan Divisi Nasional Putri, Naela Ramadhan Karisma Ruvi, mahasiswi Program Studi Bahasa Inggris Polije, juga berhasil mempersembahkan medali emas dari nomor Divisi Barebow Putri.
Sementara itu, medali perak lainnya disumbangkan oleh Reinhard Maulana Taufiq Ramadhan dari nomor Divisi Recurve Putra.
“Seluruh atlet telah berjuang dengan semangat, disiplin, dan kerja sama yang sangat baik. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya,” ujar Tri Mega yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERPANI Jember.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet di lingkungan Polije sekaligus menunjukkan daya saing kampus tersebut di tingkat politeknik se-Indonesia.
Direktur Polije Apresiasi Perjuangan Atlet
Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, mengaku bersyukur atas capaian kontingen yang mampu mempertahankan performa kompetitif di tingkat nasional.
Ia menjelaskan, pada Porseni Politeknik XV 2026, Polije mengirimkan 55 atlet yang bertanding di 17 cabang olahraga.
“Alhamdulillah, pada Porseni XV tahun 2026 di Politeknik Negeri Medan, Polije mampu menunjukkan penampilan terbaik di setiap nomor pertandingan yang diikuti. Menjelang penutupan, kontingen berhasil meraih peringkat kedua dengan 12 emas, 12 perak, dan 12 perunggu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).
Saiful mengingatkan bahwa pada penyelenggaraan Porseni 2024 di Politeknik Negeri Malang, Polije sukses meraih gelar juara umum.
Meski kali ini belum berhasil mempertahankan posisi puncak, menurutnya capaian runner-up tetap menjadi prestasi yang patut dibanggakan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama baik Politeknik Negeri Jember di tingkat nasional.
Naela Bangga Persembahkan Dua Medali
Secara terpisah, Naela Ramadhan Karisma Ruvi mengaku bahagia dapat menyumbangkan dua medali bagi kontingen Polije, yakni satu medali emas dari nomor Divisi Barebow Putri dan satu medali perak dari nomor Aduan Divisi Nasional Putri.
Mahasiswi Program Studi Bahasa Inggris itu mengungkapkan bahwa Porseni Politeknik XV di Medan merupakan pengalaman pertamanya tampil pada ajang tersebut.
“Ini pertama kalinya saya mengikuti Porseni Politeknik dan harus bersaing dengan atlet dari 58 politeknik di seluruh Indonesia. Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perak. Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri,” ungkap Naela.
Dengan torehan 36 medali, Politeknik Negeri Jember kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam ajang Porseni Politeknik tingkat nasional sekaligus mempertegas keberhasilan pembinaan atlet di lingkungan kampus.












